Singkirkan kesalahpahaman: Sebagian besar bayi di bawah usia satu tahun memiliki mata juling dan strabismus, yang merupakan fenomena fisiologis sementara yang akan hilang ketika tulang wajah bayi telah matang. Banyak ibu yang penuh perhatian akan menemukan bahwa bayi mereka memiliki beberapa mata yang berlawanan, atau beberapa bayi memiliki rotasi mata yang tidak terkoordinasi dan lebih banyak mata putih ketika mereka melihat sesuatu, apakah ini strabismus? Strabismus mata berlawanan pada bayi Selama masa bayi, terutama pada bayi di bawah 1 tahun, karena tulang hidung yang belum berkembang dan jarak kedua mata yang berdekatan, bayi suka mengamati hal-hal di sekitarnya dengan menatap tanpa berkedip, dan para ibu selalu merasa seolah-olah bayinya berlawanan mata ketika mereka saling memandang. Faktanya, ini adalah fenomena fisiologis sementara dan normal bagi sebagian besar anak-anak. Seiring dengan berkembangnya tulang wajah, khususnya orbit dan tulang hidung, pasangan mata semu ini secara bertahap akan menghilang. Pergerakan setiap mata dikendalikan oleh enam otot, dan bayi yang masih muda sering kali memiliki perkembangan yang tidak merata, karena otot-otot yang mengatur pergerakan mata tidak berkembang dengan baik, dan kemampuan bayi untuk mengkoordinasikan gerakan bersama kedua matanya kurang baik, sehingga strabismus bisa terjadi. Apa yang perlu diwaspadai oleh orang tua Selama periode ini, jika orang tua tidak rajin dalam perawatan mereka, mereka dapat memicu atau memperburuk mata juling dan strabismus bayi mereka. Contohnya, jika bayi sering dibiarkan melihat hanya pada satu sisi cahaya dan tidak sering berganti posisi, atau jika mainan di boks bayi digantung terlalu berdekatan sehingga mata bayi terus-menerus melihat benda-benda yang dekat. Orang tua harus memperhatikan perubahan posisi tidur bayi, agar arah proyeksi cahaya sering berubah-ubah, hari ini kepala tidur di sebelah kiri, besok tidur di sebelah kanan, dua hari sekali berganti-ganti, agar mata bayi tidak lagi sering hanya menoleh ke satu sisi; mainan berwarna cot tidak bisa digantung terlalu dekat, setidaknya jaraknya lebih dari 1 meter, bisa juga digantung dalam berbagai sudut lebih banyak, agar bayi hanya memperhatikan sedikit saja, sehingga bayi dapat terhindar dari terjadinya mata yang berlawanan atau strabismus. Jika bayi Anda sudah bermata juling atau strabismik, penting untuk membimbing bayi Anda untuk melihat lebih dari satu arah untuk memperbaikinya.