Fokus iskemik serebral adalah manifestasi pencitraan yang terlihat pada infark serebral akut dan kronis serta iskemia serebral kronis. Infark serebral kronis atau iskemia serebral dapat tidak menunjukkan gejala atau muncul dengan gejala neurologis yang tersisa setelah infark serebral akut, mirip dengan fase akut, tetapi sering kali sulit diobati dan tidak memerlukan pengobatan. Gejala dan penanganan infark serebral akut adalah sebagai berikut. 1. Gejala: Manifestasi klinis iskemia otak di berbagai bagian otak berbeda. (1) Iskemia arteri serebral anterior akan menunjukkan mati rasa dan kelemahan anggota badan, serta gejala mental, kehilangan ingatan, perubahan kepribadian dan manifestasi klinis lainnya. (2) Iskemia arteri serebral tengah akan menunjukkan tiga gejala, seperti hemiparesis, hemiplegia, hemianopsia, hemianopsia, dan sebagainya. (3) Iskemia sirkulasi posterior dapat menyebabkan pusing, mual, muntah, tersedak air, kesulitan menelan dan manifestasi klinis lainnya. 2 Pengobatan: Penting untuk memilih pengobatan yang tepat sesuai dengan tingkat kondisi pasien. (1) Terapi obat: obat anti trombosit dan antikoagulan untuk mencegah trombosis serebrovaskular, seperti aspirin, clopidogrel, warfarin, rivaroxaban, dan sebagainya. (2) Perawatan bedah: Untuk pasien dengan stenosis serebrovaskular tinggi, dokter dapat menilai apakah perlu memasang stent untuk terapi intervensi untuk memperbaiki iskemia sesuai dengan situasi spesifik. Pasien yang ditemukan memiliki fokus iskemik perlu diatur di bawah bimbingan dokter.