Sangat penting untuk memasang kacamata dengan benar, pusat optik kacamata dan kesalahan jarak pupil sangat tinggi, jika tidak maka akan menyebabkan kelelahan visual efek prisma, beberapa pasien rabun juga mungkin menderita kemiringan okuler, kornea berbentuk kerucut dan penyakit mata lainnya, semua ini perlu diperhitungkan dalam resep, sehingga sangat penting untuk melakukan pemeriksaan optometri medis dan pemeriksaan di departemen oftalmologi profesional sebelum resep kacamata. Prosedur pemasangan awal harus dilakukan sebagai berikut: 1. Pemeriksaan oftalmologis umum: menyingkirkan penyakit mata lainnya melalui pemeriksaan mata luar, interstisial refraktif dan fundus. 2 .Optometri terperinci (fotometri atau pupil yang melebar): jika perlu, pengukuran laser pada sumbu mata, kelengkungan kornea, ketebalan kornea, pemeriksaan topografi kornea. 3 . Optometri komprehensif dan memasukkan lensa uji coba: sesuai dengan kebutuhan yang berbeda untuk memberikan atau mempertahankan sebagian derajat. Lensa uji coba harus nyaman bagi pemakainya. 4. Pengukuran jarak pupil: harus mempertimbangkan kebutuhan yang berbeda untuk penggunaan dekat atau jauh. 5. Pilih bingkai dan lensa: pertimbangkan jarak pupil, bentuk wajah, performa, dan kualitas. Memakai lensa kontak juga harus memperhatikan desinfeksi lensa untuk mencegah infeksi kornea.