Apakah Anda harus menjalani tes AIDS di rumah sakit?

Sebagian besar kasus rawat inap memerlukan tes HIV. AIDS terutama ditularkan melalui hubungan seksual, darah, dan penularan dari ibu ke anak, oleh karena itu, rawat inap diperlukan pada sebagian besar kasus untuk memeriksa empat infeksi, termasuk AIDS. Selain pembedahan dan transfusi darah, tes HIV juga diperlukan untuk tindakan pungsi, gastroenteroskopi, bronkoskopi, hemodialisis, dan prosedur invasif lainnya untuk memastikan keamanan petugas kesehatan. Jika penyakit pasien dianggap terkait dengan AIDS, tes HIV juga diperlukan, sehingga kondisi pasien dapat dipahami sepenuhnya dan perawatan yang lebih baik dapat dilakukan. Selama masa rawat inap, pasien harus ingat untuk menyerahkan hasil tes dari klinik rawat jalan, menunjukkan kondisi fisiknya kepada dokter dan perawat secara tepat waktu, dan membawa barang-barang pribadinya sebelum masuk ke rumah sakit.