Apa yang dapat dideteksi oleh tes enam hormon?



Keenam tes hormon tersebut dapat mendeteksi disfungsi ovulasi, sindrom ovarium polikistik, dan kemungkinan kegagalan ovarium.

1. Disfungsi ovulasi: Progesteron dalam enam tes hormon dapat mendeteksi fungsi korpus luteum dalam tubuh manusia, dan mengklarifikasi apakah terdapat disfungsi ovulasi yang menyebabkan gejala perdarahan rahim.

2. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS): Nilai hormon testosteron dan hormon luteinising dalam enam tes hormon dapat menentukan adanya sindrom ovarium polikistik (PCOS). Sindrom ovarium polikistik adalah penyebab utama menstruasi yang tidak teratur, obesitas, dan ketidaksuburan.

3. Kegagalan ovarium: Nilai hormon luteinising dan hormon perangsang folikel dalam enam tes hormon dapat menentukan apakah fungsi ovarium seorang wanita mengalami penurunan.

Selain penyakit-penyakit di atas, keenam tes hormon juga dapat menentukan apakah kelenjar hipotalamus-hipofisis mengalami disfungsi, serta apakah terdapat kemungkinan kegagalan ovarium prematur, sindrom Silkman, atau amenorea primer.