Apakah rasa sakit di daerah hati merupakan tanda hepatitis B yang sembuh sendiri?

  Rasa sakit di hati belum tentu merupakan pendahulu dari penyembuhan hepatitis B sendiri. Pembesaran hati dapat menyebabkan rasa sakit di daerah hati, dan penyusutan hati yang membesar selama pemulihan dari penyakit hati juga dapat menarik amplop dan menyebabkan rasa sakit yang samar-samar di daerah hati.  Pasien dengan hepatitis B yang mengalami nyeri parah di daerah hati harus lebih sering mempertimbangkan komplikasi penyakit lain, seperti kanker hati. Orang yang terinfeksi virus hepatitis B berisiko tinggi terkena kanker hati, dan harus menjalani USG hati dan empedu serta tes metakolin sesegera mungkin untuk menyingkirkan kanker hati jika mereka mengalami nyeri di area hati. Selain itu, jika terdapat hepatitis aktif, rangsangan saraf sensorik pada selubung hati juga dapat menyebabkan rasa sakit yang samar-samar di area hati. Penyakit lain seperti sirosis, kolesistitis dan batu kandung empedu juga dapat menyebabkan rasa sakit di daerah hati. Oleh karena itu, rasa sakit di daerah hati tidak selalu merupakan tanda bahwa hepatitis B sedang menyembuhkan dirinya sendiri, tetapi mungkin juga merupakan tanda bahwa penyakitnya memburuk.  Pasien dengan hepatitis B yang mengalami rasa sakit di daerah hati harus secara aktif mencari nasihat medis dari departemen rumah sakit seperti hepatologi atau gastroenterologi untuk mengklarifikasi diagnosis dan bekerja sama dengan dokter untuk mencegah kondisi memburuk.