Ada banyak jenis hormon yang diminum untuk glomerulonefritis akut, terutama termasuk prednison, metilprednisolon, hidrokortison, dan sebagainya. 1. Prednison: termasuk dalam kelas obat hormon adrenokortikotropik, memiliki efek antiinflamasi dan anti-alergi di klinik, dan juga dapat digunakan sebagai imunosupresan untuk pengobatan penyakit ginjal, termasuk pengobatan setelah transplantasi ginjal. Obat ini dapat meningkatkan pemecahan protein menjadi gula, tetapi juga menghambat respons inflamasi kekebalan tubuh. 2. Methylprednisolone: Ini termasuk sejenis glukokortikoid sintetis, yang dapat digunakan dalam pengobatan penyakit rematik, penyakit gastrointestinal dan penyakit ginjal, dan juga dapat digunakan sebagai semacam pengobatan imunosupresif setelah transplantasi ginjal. Tujuan utama pengobatan ini adalah untuk mencegah peroksidasi senyawa mirip lipid dan menstabilkan membran sel. 3. Hidrokortison: Ini termasuk dalam kelas obat hormon adrenokortikotropik, yang terutama digunakan untuk terapi penggantian hipoadrenokortisisme, dan juga dapat membantu dalam pengobatan hiperplasia adrenokortikotropik bawaan. Obat ini dapat berperan sebagai imunosupresif untuk menghambat sekresi hormon aldosteron dan antidiuretik. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri. Pasien dengan glomerulonefritis akut disarankan untuk pergi ke rumah sakit secara teratur tepat waktu dan menerima pengobatan standar di bawah bimbingan dokter.