Gejala kram perut dan diare dapat disebabkan oleh enteritis akut, kolitis ulserativa, disfungsi pencernaan, dll. Pasien dapat memperbaiki kondisinya melalui perawatan umum, pengobatan dan pembedahan.
1. Radang usus akut: pasien harus memperhatikan pola makan, tidak makan berlebihan, makan sesedikit mungkin makanan dingin, memperhatikan kebersihan diri, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Obat antidiare seperti montelukast, antibiotik seperti levofloxacin, agen antispasmodik seperti atropin dan probiotik seperti bifidobacteria dapat digunakan di bawah bimbingan dokter untuk meredakan gejala.
2. Kolitis ulserativa: pasien dapat menggunakan sediaan asam aminosalisilat seperti mesalazine, dll.; glukokortikosteroid seperti prednison, dll.; imunosupresan seperti azatioprin, dll., Di bawah bimbingan dokter, efek pengobatan obat tidak jelas atau keseriusan kondisi pasien dapat dipertimbangkan untuk perawatan bedah.
3. Disfungsi gastrointestinal: pasien harus berhenti merokok dan alkohol, jangan makan berlebihan, kurangi makan terlalu panas, terlalu keras, terlalu asam dan makanan yang merangsang pedas, dll., Dapat mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan stimulan gastrointestinal seperti mosapride, dll.; penghambat asam seperti omeprazole, dll.; bismut seperti bismut kalium sitrat, dll.; antibiotik seperti klaritromisin dan obat lain untuk pengobatan.
Minum susu setelah diare juga dapat disebabkan oleh alasan lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Jangan minum obat sendiri, agar tidak menunda kondisi.