Ingin muntah keesokan harinya setelah minum alkohol mungkin disebabkan oleh dispepsia fungsional, alergi alkohol tipe tertunda, refluks gastro-esofagus, dan penyakit lainnya, dan perlu minum obat dan perawatan bedah untuk mengatasi penyebab penyakit tersebut. 1. Dispepsia fungsional: pasien akan mengalami gejala seperti kembung, bersendawa (bersendawa) dan muntah. Pasien perlu menggunakan sediaan enzim pencernaan seperti enzim pencernaan majemuk seperti yang diresepkan oleh dokter. 2. Alergi alkohol tipe tertunda: manifestasi utamanya adalah pasien akan mengalami mual, muntah, dan ketidaknyamanan lainnya hanya setelah beberapa saat setelah terpapar alkohol. Pasien perlu menggunakan antagonis reseptor H1 seperti loratadine dan cetirizine, dan antagonis reseptor leukotrien seperti montelukast dan zalustat seperti yang diresepkan oleh dokter. 3. Refluks gastroesofagus: Gejala yang khas adalah mulas dan refluks, yang dapat disertai mual, muntah dan ketidaknyamanan lainnya. Pasien harus mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan antagonis reseptor H2 seperti retinidin dan famotidin, atau penghambat pompa proton seperti lansoprazole dan epprazole, serta obat dinamika saluran cerna seperti domperidone dan mosapride, dan pelindung mukosa seperti magnesium alumina karbonat dan aluminium tioglikolat. Operasi anti-refluks endoskopi dan fundoplikasi laparoskopi mungkin diperlukan untuk pasien dengan penyakit parah atau yang tidak mau minum obat jangka panjang. Ingin muntah keesokan harinya setelah minum alkohol juga dapat disebabkan oleh gastritis akut dan penyakit lainnya, disarankan agar pasien yang ingin muntah keesokan harinya setelah minum alkohol pergi ke rumah sakit, untuk mengklarifikasi penyebab spesifiknya, dan bekerja sama dengan dokter untuk secara aktif mengobati.