Selama masa pemulihan setelah operasi perforasi lambung, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mudah diserap, kaya protein, dan mudah dicerna. 1. Makanan yang mudah diserap: pasien lemah setelah operasi, mereka dapat minum makanan yang mudah diserap, seperti mie, bubur nasi, dll., yang dapat membantu memperbaiki mukosa lambung. 2. Makanan kaya protein: pasien perlu menambah protein untuk mempercepat penyembuhan luka setelah operasi. Puding telur, susu, sup ayam, sup ikan, dan makanan lain dapat dikonsumsi untuk menambah protein berkualitas tinggi. Susu juga dapat menetralkan efek asam lambung dan meningkatkan pemulihan mukosa lambung. Perhatikan bahwa Anda harus minum susu hangat. 3. Makanan yang mudah dicerna: pasien dengan perforasi lambung harus mengonsumsi makanan yang mudah dicerna setelah operasi, agar tidak mempengaruhi pemulihan gerak peristaltik lambung. Oleh karena itu, Anda dapat makan beberapa sayuran dan buah-buahan segar, seperti sayuran hijau, kubis, pisang, apel, dan sebagainya. Perlu diperhatikan bahwa pasien perforasi lambung tidak boleh makan berlebihan setelah operasi, jangan makan makanan dingin dan merangsang, dan makan makanan ringan. Jika ada rasa tidak nyaman, ulangi pemeriksaan tepat waktu.