Tekanan darah 135/92mmHg, tidak normal.
Tekanan darah normal adalah 90-139mmHg sistolik dan 60-89mmHg diastolik, jadi tekanan darah 135/92mmHg, tidak berada dalam kisaran normal. Ada banyak penyebab tekanan darah seperti itu, seperti kesalahan pengukuran, hipertensi, penggunaan obat antihipertensi yang tidak tepat atau obat penambah volume darah, dan faktor lainnya.
1. Kesalahan pengukuran: bila ada metode pengukuran yang salah atau pasien tidak beristirahat sebelum pengukuran, seperti pengikatan manset yang terlalu ketat, mengukur tekanan darah setelah berolahraga berat, dll., maka mungkin ada kesalahan pengukuran, dan tekanan darah 135/92mmHg.
2. Hipertensi: Jika tekanan darah sistolik lebih besar atau sama dengan 140mmHg dan/atau tekanan darah diastolik lebih besar atau sama dengan 90mmHg dalam tiga kali pengukuran yang dilakukan pada hari yang tidak sama, maka hipertensi dapat didiagnosis. Tekanan darah 135/92 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih besar dari 90 mmHg mungkin merupakan hipertensi dan memerlukan pemantauan tekanan darah yang berkelanjutan.
3. Penggunaan obat penambah tekanan atau penambah volume: Ketika obat penambah tekanan seperti epinefrin dan norepinefrin digunakan, ada kemungkinan tekanan darah mencapai 135/92 mmHg. Selain itu, penggunaan rehidrasi dan obat penambah volume secara berlebihan juga akan meningkatkan tekanan darah, dan mungkin terlihat tekanan darah yang terukur 135/92 mmHg.
4. Faktor-faktor lain: di bawah pengaruh faktor-faktor lain seperti perubahan suasana hati, obesitas, penyakit ginjal, hipertiroidisme, dll., mungkin juga terjadi peningkatan tekanan darah, dan tekanan darah 135/92mmHg dapat terjadi.
Kesimpulannya, jika tekanan darah diukur sebagai 135/92mmHg, Anda harus terus memantau tekanan darah Anda dan berkonsultasi dengan rumah sakit jika perlu.