Nyeri punggung bawah atau nyeri punggung bawah adalah salah satu penyakit yang umum terjadi pada gaya hidup modern, yang menyebabkan banyak gangguan pada kehidupan dan pekerjaan sehari-hari pasien. Selain penyebab umum herniasi diskus lumbal dan ketegangan otot lumbal, sindrom proses melintang lumbal ketiga adalah salah satu penyebab yang lebih umum. Tulang belakang lumbal manusia memiliki lima segmen, yang semuanya memiliki proses melintang yang menonjol ke samping. Namun, vertebra lumbal ketiga terletak di puncak kurva lumbal anterior, dan serat-serat bagian iliopsoas dari otot latissimus dorsi berakhir pada proses melintang vertebra lumbal ketiga, demikian pula beberapa serat otot psoas mayor dan sebagian otot sakrospinosus, sehingga menjadikan vertebra lumbal ketiga sebagai pusat aktivitas tulang belakang lumbal. Proses melintang yang panjang pada vertebra lumbal ketiga memungkinkan otot, fasia, dan ligamen yang melekat padanya untuk secara efektif menjaga stabilitas dan pergerakan normal tulang belakang. Proses melintang yang lebih panjang juga meningkatkan daya ungkit otot, yang memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkontraksi dan menarik dengan ketegangan terbesar, dan ketika jaringan ini berkontraksi secara tidak normal, ujung proses melintang menanggung beban kontraksi. Fitur anatomi ini membentuk dasar dari kerentanan ujung proses transversal vertebra lumbal ketiga terhadap cedera. Jika seorang pria dewasa muda yang melakukan pekerjaan kasar mengalami nyeri pinggang (yang dapat berupa nyeri tumpul yang parah atau terus-menerus), sebagian besar terasa seperti ditarik atau sakit. Rasa sakitnya sering kali lebih buruk setelah duduk atau berdiri dalam waktu lama atau setelah bangun di pagi hari. Pada kasus yang parah, rasa sakit juga dapat menjalar ke paha hingga di atas lutut, dan pada kasus yang jarang terjadi, rasa sakit dapat meluas ke aspek lateral betis. Perbedaan utama dengan herniasi diskus lumbal adalah bahwa rasa sakit pada pasien sindrom tulang belakang lumbal transversal tidak diperparah oleh peningkatan tekanan di dalam perut (batuk, bersin). Pasien dengan gejala yang lebih ringan umumnya diobati dengan faktor fisik (misalnya gelombang ultrashort, terapi magnetik), pengobatan topikal topikal dan obat antiinflamasi dan analgesik oral yang efektif. Pencegahan tetap merupakan cara yang penting untuk menghindari nyeri punggung bawah, di mana perbaikan postur tubuh yang buruk merupakan tindakan yang penting.