Mengapa sendi lumbal posterior mengalami gangguan

1. Mengapa ada gangguan sendi lumbal posterior? Gangguan sendi lumbal posterior mengacu pada serangkaian manifestasi klinis yang disebabkan oleh perubahan abnormal pada posisi sendi sinovial lumbal. Gangguan ini juga dikenal sebagai dislokasi sendi kecil lumbal, subluksasi sendi posterior lumbal, dan sindrom sinostosis sendi, dan paling sering terjadi pada orang dewasa muda. Sendi lumbal posterior adalah sendi gerakan mikro. Permukaan artikular adalah sagital, kecuali antara vertebra lumbal kelima dan vertebra sakral pertama, di mana permukaannya koronal. Kapsul sendi memiliki lapisan fibrosa luar dan lapisan sinovial dalam. Lapisan sinovial kaya akan serabut saraf sensorik dan motorik dan sangat sensitif terhadap iritasi dan peradangan. Kapsul sendi posterior dipersarafi oleh cabang artikular dari cabang medial saraf tulang belakang posterior. Ciri-ciri anatomis ini menentukan perpindahan relatif terbesar dari sendi lumbal posterior selama fleksi ke depan yang berlebihan pada tulang belakang. Jika perubahan posisi, rotasi tubuh yang tiba-tiba atau pekerjaan menekuk yang berkepanjangan menghasilkan gaya yang tidak merata pada permukaan artikular sinapsis, dislokasi atau subluksasi dapat dengan mudah terjadi, sehingga memengaruhi fungsi sendi dan melibatkan saraf (cabang artikular dan akar saraf yang keluar dari foramina intervertebralis yang sesuai). Tulang belakang pada usia paruh baya dan lanjut usia memiliki periode ketidakstabilan dan rentan terhadap gangguan pada sendi posterior yang disebabkan oleh gerakan kecil. 2. Apa saja jenis gangguan sendi lumbal posterior yang ada? Sebagian besar pasien menderita subluksasi sendi posterior, yang membebani kapsul sendi yang sesuai dan menyebabkan nyeri. Pada beberapa pasien, karena fleksi ke depan yang berlebihan pada tulang belakang, terjadi pelampiasan sinovial ketika punggung diluruskan, menyebabkan nyeri yang parah. 3. Bagaimana penanganan gangguan sendi lumbal posterior? Terapi Tui na adalah pengobatan yang sangat efektif. Akupunktur juga akan memberikan efek langsung. Segel lokal atau obat penghilang rasa sakit juga dapat digunakan untuk rasa sakit yang parah. 4. Mengapa Tui Na dapat mengobati gangguan sendi lumbal posterior? Gangguan sendi lumbal posterior terutama disebabkan oleh posisi sendi sinovial yang tidak normal. Perawatan Tui Na pertama-tama menggunakan metode menggulung, menguleni, dan memetik untuk mengendurkan otot dengan benar, dan kemudian mengadopsi metode pemicu miring, metode pengaturan ulang rotasi duduk, metode punggung atau teknik penyetelan tuas pendek untuk memperbaiki posisi sendi, yang dapat segera meredakan nyeri pasien. 5 . Apa keuntungan pijat untuk gangguan sendi lumbal posterior? Keuntungan utamanya adalah ia bekerja dengan cepat. 6 . Apa yang harus diperhatikan oleh penderita gangguan sendi lumbal posterior? Dianjurkan untuk beristirahat di tempat tidur selama tiga hari setelah koreksi, dan perhatikan agar tetap hangat. Untuk tepi posterior badan vertebra lumbal dan hiperplasia sendi posterior harus digunakan dengan hati-hati atau dilarang dalam metode pemicu reset rotasi duduk. 7 . Bagaimana gangguan sendi lumbal posterior dapat dicegah? Perhatikan postur tubuh di tempat kerja dan dalam kehidupan sehari-hari, dan jangan mengubah posisi terlalu cepat; melakukan aktivitas persiapan yang tepat sebelum mengangkat dan membawa benda berat, sehingga otot pinggang secara bertahap dapat beradaptasi.