Katarak terkait usia, atau katarak terkait usia, adalah kekeruhan pada lensa yang mulai terjadi pada usia paruh baya dan lanjut usia, dengan prevalensi yang jauh lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Karena terjadi terutama pada orang tua, katarak ini biasa disebut katarak senilis. Sepengetahuan kami, perkembangan katarak senilis mungkin terkait dengan faktor-faktor berikut: 1. Sinar matahari dan sinar ultraviolet: Keterlibatan sinar matahari dalam pembentukan katarak pada manusia telah diketahui selama bertahun-tahun. Di bawah pengaruh sinar UV, ion fosfor dapat bergabung dengan ion kalsium dalam lensa yang menua untuk membentuk kalsium fosfat yang tidak larut, yang menyebabkan pengerasan dan pengapuran lensa. Sinar UV juga memengaruhi proses redoks lensa, mendorong denaturasi protein lensa dan menyebabkan katarak. 2 . Kekurangan oksigen: Dengan tidak adanya oksigen, dapat meningkatkan natrium dan kalsium dalam kristal, mengurangi kalium dan vitamin C, dan meningkatkan asam laktat, mendorong pembentukan katarak. 3, Metabolisme nutrisi: Melalui pengamatan pada hewan, ditemukan bahwa kekurangan vitamin dan elemen tertentu terkait dengan pembentukan katarak, seperti kalsium, fosfor, vitamin E, A, B2, dll. 4. Dehidrasi sklerotik: Ketika dehidrasi terjadi dalam tubuh manusia, metabolisme cairan dalam tubuh terganggu, dan beberapa zat abnormal diproduksi untuk merusak kristal. Percobaan pada hewan telah membuktikan bahwa kristal tampak kosong setelah pemberian dehidrasi hipertonik. 5 . Suhu di luar ruangan: Para ahli asing mencatat bahwa insiden katarak pada pekerja berusia di atas 60 tahun yang bekerja di bawah suhu tinggi secara signifikan lebih tinggi. 6, endokrin: gangguan endokrin dapat berkontribusi terhadap produksi katarak, seperti yang diilustrasikan oleh kejadian katarak yang lebih tinggi pada pasien diabetes dibandingkan dengan populasi umum.