Bagaimana cara mencegah katarak yang berkaitan dengan usia?

  Terdapat berbagai jenis katarak, dan katarak perkembangan sepenuhnya dapat dicegah dengan lebih memperhatikan kesehatan mata dan kondisi penglihatan secara teratur.  1. Hindari cahaya terang. Cahaya yang kuat, terutama cahaya ultraviolet dari matahari, dapat merusak kristal mata. Dianjurkan untuk memakai kacamata hitam saat matahari bersinar terik.  2. Minum lebih banyak air. Kekurangan air dalam tubuh adalah salah satu penyebab lensa menjadi keruh, jadi biasakan diri Anda untuk minum banyak air. Penting juga untuk mencegah diare, muntah, dan keringat berlebih untuk menghindari dehidrasi.  3. Konsumsi suplemen protein. Manusia membutuhkan protein untuk kornea, kristal, dan retina mereka. Kekurangan protein membuat mereka rentan terhadap penyakit mata seperti keratokonus, katarak, dan rabun senja. Orang-orang disarankan untuk makan lebih banyak daging tanpa lemak, ikan, telur, produk susu dan kedelai. Pada saat yang sama, juga perlu sering menambah minyak ikan kod, sering makan hati ayam, hati domba, hati babi, wortel, peterseli, pemerkosaan, bayam dan sebagainya.  4, suplemen vitamin C. Kandungan vitamin C di mata manusia 30 kali lebih tinggi daripada di dalam darah, tetapi seiring bertambahnya usia, kandungan vitamin C di mata manusia menurun secara signifikan, yang dapat menyebabkan malnutrisi kristal. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan degenerasi kristal. Orang-orang disarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya vitamin C secara teratur.  5 . Suplementasi vitamin B Ketika vitamin B kurang, mata rentan terhadap kekeringan, konjungtiva tersumbat, radang kelopak mata, dan penglihatan kabur. Orang-orang disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya akan vitamin B, seperti kacang tanah, buncis, jawawut, jeroan hewan, daging, dan lain-lain.  Suplementasi lutein dapat secara efektif mengekang produksi radikal bebas di dalam vitreus, mempercepat pembuangan dan ekskresi radikal bebas, menghindari glikasi dan oksidasi protein di dalam vitreus, melindungi kelompok protein larut SH dari kerusakan, dan mengurangi protein tidak larut menjadi protein larut, yang dapat menghentikan pengaburan lensa serta mengontrol pembentukan dan perkembangan katarak progresif.