Rehabilitasi setelah pembedahan untuk spondilosis servikal sangat penting karena pembedahan itu sendiri merupakan proses traumatis dan pemulihan yang buruk akan sangat mempengaruhi semua aspek pekerjaan, studi dan kehidupan sehari-hari pasien. Setelah reaksi traumatis terhadap pembedahan, rehabilitasi bisa dimulai jika kondisinya stabil. Langkah pertama adalah melakukan beberapa latihan pernapasan dalam untuk mencegah infeksi paru-paru, serta beberapa gerakan sendi distal kecil seperti mengepalkan tangan dan dorsofleksi kaki. Untuk pasien dengan spondilosis servikal spinalis yang memiliki gejala pra-operasi gangguan fungsi anggota tubuh, gerakan-gerakan ini dapat dilakukan secara pasif. Selama periode pemulihan, pergerakan anggota tubuh harus secara bertahap beralih dari posisi telentang ke semi-telentang dan latihan duduk, diikuti dengan gerakan keluar dari tempat tidur. Latihan anggota tubuh bagian bawah dimulai dengan tinggi jari kaki lurus, mengangkat anggota tubuh bagian bawah dengan beban, aktivitas ekstensi dan fleksi untuk memperkuat kekuatan otot dan rentang gerakan sendi, dan secara bertahap dimulai dengan alat bantu sederhana seperti kruk, tongkat jalan dan penyangga fungsional anggota tubuh bagian bawah untuk melatih berdiri dan melangkah, dan kemudian transisi ke berjalan.