Manometri esofagus adalah metode langsung untuk mendeteksi fungsi motorik esofagus. Pemeriksaan ini dikombinasikan dengan gastroskopi/barium meal, dll. untuk memberikan penilaian menyeluruh terhadap fungsi esofagus. T1: Kapan manometri esofagus diperlukan? Jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada, refluks asam lambung, bersendawa, kesulitan menelan atau makan, regurgitasi atau mual dan muntah, manometri esofagus dapat dilakukan setelah gastroskopi untuk menyingkirkan lesi neoplastik. Beberapa gejala ekstra esofagus seperti batuk kering, asma, suara serak, hidung gatal dan nyeri telinga juga memerlukan manometri esofagus bila dianggap berasal dari esofagus. T2: Bagaimana manometri esofagus dilakukan? Ketika Anda menjalani manometri esofagus, Anda harus berpuasa dari jam 10 malam sehari sebelum tes hingga akhir tes. Anda juga harus berhenti minum obat apa pun seperti nitrogliserin, penghambat saluran kalsium, prokinetik, penghambat pompa proton, obat penghilang rasa sakit, dll. 48 jam sebelum tes. Pemeriksaan akan memakan waktu 15-30 menit. T3: Kondisi apa saja yang dapat muncul dengan hasil manometri esofagus yang tidak normal? (1) Gangguan dismotilitas esofagus primer, yaitu gangguan yang disebabkan oleh motilitas esofagus yang tidak normal akibat perubahan struktural atau fungsional pada esofagus itu sendiri: refluks gastro-esofagus (GERD), achalasia, esofagus kacang, kejang esofagus yang menyebar, hipertensi LES, dan lain-lain. (2) Gangguan dismotilitas esofagus sekunder, yaitu gangguan motilitas esofagus yang disebabkan oleh lesi pada organ atau sistem lain: skleroderma, dermatomiositis, esofagus diabetes, neuropati sentral dan perifer yang melibatkan motilitas esofagus, obstruksi usus halus semu idiopatik, dan lain-lain. Manometri esofagus berguna dalam menentukan prognosis dan diagnosis banding kondisi primer. (3) Gangguan motilitas esofagus non-spesifik. Banyak pasien yang memiliki pola tekanan esofagus yang tidak normal tetapi tidak secara ketat memenuhi kriteria diagnostik untuk gangguan motilitas esofagus primer, sehingga diklasifikasikan sebagai gangguan motilitas esofagus non-spesifik (NEMD). Manometri esofagus adalah standar emas untuk pengujian motilitas esofagus dan penting untuk memandu penggunaan obat, perawatan endoskopi, evaluasi hasil dan penilaian prognosis.