Banyak orang tua yang tidak memperhatikan ADHD pada anak dan secara subyektif percaya bahwa anak mereka hanya nakal dan tidak menderita ADHD, tetapi mereka perlu pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis profesional sebelum mengambil kesimpulan. Penyebab ADHD sangat kompleks dan mungkin terkait dengan berbagai faktor seperti genetika, cedera lahir, dan lingkungan. Rentang perhatian anak kurang baik, terlalu aktif, impulsif, dan memiliki kontrol diri yang buruk, sehingga mempengaruhi prestasi akademiknya. Anak-anak dengan ADHD memiliki kecerdasan yang normal atau hampir normal dan sering dianggap sebagai anak yang normal dan nakal. Tujuan utama pengobatan untuk anak-anak dengan ADHD meliputi meningkatkan perhatian untuk meningkatkan pembelajaran, meningkatkan kontrol diri, mengembangkan perilaku komunikasi yang efektif, meningkatkan hubungan interpersonal untuk meningkatkan kepercayaan diri, dan meningkatkan kepatuhan dan penyelesaian tugas. Orang tua dari anak-anak dengan ADHD harus membantu anak-anak mereka untuk bekerja sama dengan pengobatan dokter dan tidak boleh memperlakukan mereka dengan kasar, memarahi, mendiskriminasi, bersikap dingin atau menghukum, karena hal ini dapat meningkatkan rasa rendah diri anak, ketakutan, sikap menarik diri atau menantang. Anak-anak harus dilatih untuk mengembangkan kebiasaan yang baik dan tidak mengakomodasi kepentingan tertentu. Misalnya, mereka tidak boleh dibiarkan menonton televisi dalam jangka waktu yang lama tanpa batasan, dll. Anak-anak belum matang secara psikologis dan jika hubungan keluarga tidak harmonis selama periode ini, hal ini dapat dengan mudah menyebabkan hiperaktif dan kelainan perilaku lainnya pada anak-anak. Perhatikan untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang hangat dan harmonis sehingga anak-anak dapat menghabiskan masa kecil mereka dalam suasana hati yang santai dan bahagia. Biarkan anak Anda berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sehingga mereka memiliki kesempatan untuk melampiaskan kelebihan energi mereka. Gunakan pujian verbal, dorongan, dan metode penguatan lainnya untuk secara bertahap mengembangkan kebiasaan untuk dapat duduk diam dan berkonsentrasi pada pelajaran dan pekerjaan mereka.