Penting untuk memilih obat Anda dengan bijak Berapa kisaran usia untuk anak-anak? Konvensi Hak Anak, yang diadopsi oleh PBB pada tanggal 20 November 1989, mendefinisikan anak sebagai siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun. Mayoritas anak-anak dengan skizofrenia masa kanak-kanak berusia antara 12 dan 18 tahun, yang berarti bahwa ini adalah waktu yang paling penting dalam kehidupan seseorang, baik dalam hal perkembangan fisik dan pembelajaran.
Pengobatan untuk anak-anak dengan skizofrenia masa kanak-kanak sangat penting pada saat ini, dan sangat penting untuk memilih obat yang akan menghilangkan gejala dan mengobati penyakit tanpa mempengaruhi pembelajaran dan tumbuh kembang mereka.
Perhatian harus diberikan pada poin-poin berikut ini.
1. Apa prinsip-prinsip pengobatan untuk anak-anak dengan skizofrenia?
Prinsip-prinsip pengobatan untuk anak-anak dengan skizofrenia harus aman, efektif, dosis yang memadai dan pengobatan lengkap
2. Apakah lebih baik menggunakan obat tunggal atau kombinasi obat?
Secara klinis, monoterapi harus menjadi prinsip pertama. Untuk pasien yang tidak berhasil dengan baik dengan pengobatan tunggal (dosis yang memadai dan pengobatan lengkap), penambahan dosis kecil obat antipsikotik lainnya dapat dipertimbangkan.
3. Sudah ada tiga generasi obat antipsikotik, benarkah semakin baru obatnya, semakin baik kemanjurannya?
Faktanya, banyak ahli setuju bahwa prinsip pengobatan adalah bahwa pasien yang berbeda harus memilih obat mereka sendiri sesuai dengan karakteristik gejalanya, dan terlepas dari obat “baru” atau “lama”, obat yang dapat menyembuhkan penyakit adalah obat yang baik. Obat terbaik adalah obat yang dapat menyembuhkan penyakit, terlepas dari apakah itu “baru” atau “lama”.
Kita tahu bahwa obat antipsikotik non-klasik seperti clozapine, olanzapine, dan risperidone efektif karena mereka bekerja pada dopamin (DA) dan menghambat reseptor 5HT, tetapi sekarang ada argumen bahwa menghambat reseptor 5HT tidak memiliki efek yang signifikan pada gejala.
4. Teori “reseptor DA ganda dan 5HT” telah didiskreditkan.
Patogenesis skizofrenia masa kanak-kanak belum sepenuhnya diklarifikasi, dan ada berbagai hipotesis untuk patogenesisnya.
5, penghentian penggunaan obat secara rasional, pergantian obat perlu hati-hati
Secara klinis, sering ada harapan dari anak-anak dan keluarga mereka mengenai penghentian pengobatan. Secara objektif, jika diagnosisnya jelas, penghentian pengobatan perlu dilakukan dengan hati-hati, dan umumnya perlu mematuhi pengobatan untuk jangka waktu tertentu untuk mencegah kekambuhan, dan penghentian pengobatan harus dilakukan di bawah bimbingan dokter, bukan karena kondisinya dalam remisi. Sedangkan untuk pergantian obat, harus dilakukan di bawah premis bahwa obat sebelumnya dinilai kurang baik atau memiliki reaksi merugikan yang serius.
6.Apa yang perlu saya perhatikan saat berhenti dan mengganti obat? Bagaimana cara melakukan transisi yang aman?
Instruksi dokter harus diikuti secara ketat dan pasien harus diobservasi setiap saat untuk mengetahui perubahan gejala. Pergantian obat cross-over dan pergantian obat platform sering digunakan untuk transisi yang aman.
7. Apakah anak-anak dengan skizofrenia harus minum obat seumur hidup?
Tidak. Obat harus diberikan di bawah bimbingan dokter, dengan analisis spesifik untuk setiap kasus, dan untuk beberapa kasus yang parah, obat seumur hidup mungkin diperlukan.
8. Apakah ada solusi jangka panjang untuk anak-anak yang tidak ingin minum obat?
Suntikan jangka panjang dapat digunakan untuk pengobatan.