Setelah diagnosis klinis awal pankreatitis, tes yang relevan perlu dilakukan untuk menentukan apakah pasien menderita pankreatitis. Yang pertama adalah tes laboratorium, termasuk tes darah rutin dan amilase. Dalam tes laboratorium untuk pankreatitis, amilase bersifat spesifik, terutama bermanifestasi sebagai peningkatan yang signifikan dalam amilase dan lipase. Selain tes darah laboratorium, tes pencitraan yang relevan dapat dilakukan untuk memahami morfologi, ukuran dan kondisi sekitar pankreas. Ultrasonografi dapat dilakukan untuk mendeteksi pembesaran pankreas dan eksudasi peripankreas, tetapi mungkin ada faktor lain yang mengganggu pemeriksaan ultrasonografi untuk abdomen akut, seperti aliran gas yang besar dari saluran pencernaan. Selain itu, pemeriksaan CT dan MRI juga dapat dilakukan untuk menentukan perubahan volume pankreas dan luasnya nekrosis, yang dapat digunakan untuk menentukan apakah terdapat pankreatitis.