1. Akupunktur lebih efektif daripada antidepresan oral dalam memperbaiki gejala depresi, dengan efek samping yang lebih sedikit daripada antidepresan trisiklik. 2, Meskipun pengembangan antidepresan dan terapi alternatif/sinergis terus berlangsung, gangguan depresi mayor belum sepenuhnya diakui dan hasil pengobatan seringkali kurang optimal. 3. Sebuah studi epidemiologi telah menunjukkan bahwa kognisi depresi dan defisit pengobatan sangat terkait dengan kurangnya alat penilaian yang akurat dan status keuangan pasien. Para peneliti menemukan bahwa paroxetine hidroklorida saja atau dalam kombinasi dengan akupunktur/elektro-akupunktur efektif dalam depresi monofasik primer. 4. Selain itu, akupunktur/elektro-akupunktur memiliki onset tindakan yang cepat dan secara signifikan dapat memperbaiki gejala OCD, depresi dan gangguan kecemasan.