? TUJUAN: Untuk memeriksa fungsi sosial jangka panjang pasien psikiatri dengan gangguan kecemasan-depresi dan hubungannya dengan kepribadian dan faktor lainnya. Metode: 210 pasien (usia rata-rata 35 tahun) yang didiagnosis dengan SCID menggunakan Personality Assessment Schedule (PAS) dan Anxiety and Depression Rating Scale (ADR) dinilai pada awal untuk gangguan mood yang parah, gangguan kecemasan umum atau gangguan panik; fungsi sosial mereka dinilai 12 tahun kemudian menggunakan Social Functioning Questionnaire (SFQ). Fungsi sosial mereka dinilai 12 tahun kemudian menggunakan Social Functioning Questionnaire (SFQ) dan status kepribadian mereka dinilai kembali menggunakan PAS oleh seorang rater yang tidak mengetahui status kepribadian awal. Item-item fungsi sosial dipelajari untuk mereka yang memiliki dan tanpa PD. Hasil: Fungsi sosial secara signifikan lebih baik bagi mereka yang memiliki sedikit atau tidak ada PD pada awal (p <0,001), dengan keintiman, tekanan untuk menyelesaikan tugas, penggunaan waktu luang, dan hubungan keluarga yang menunjukkan perbedaan terbesar antara subkelompok kepribadian. Model regresi berganda menunjukkan bahwa skor depresi yang dinilai sendiri, status perkawinan soliter, dan status kepribadian adalah variabel dasar utama untuk fungsi sosial pada tindak lanjut 12 tahun yang diharapkan. KESIMPULAN: Gangguan dalam fungsi sosial tetap ada meskipun fakta bahwa ciri-ciri kepribadian dapat berubah dari waktu ke waktu; gangguan yang terus-menerus dalam fungsi sosial pada gangguan kejiwaan mungkin merupakan indikator kuat PD daripada indikator kesulitan pengobatan.