Bagaimana cara mengelola lipid darah tinggi, panduan terbaru memberi Anda tips! Kolesterol darah tinggi telah menjadi perhatian utama dalam kehidupan sehat masyarakat saat ini. Lipid darah tinggi adalah pembunuh kesehatan manusia nomor satu yang terdaftar oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan merupakan salah satu dari tiga penyebab paling umum penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, cara mencegah hiperlipidemia secara efektif dan cara menguranginya telah menjadi masalah yang lebih penting. Hari ini kami akan membahas tentang regulasi lipid! 1. Apa itu lipid darah? Ketika berbicara tentang lipid darah tinggi, penting untuk memahami apa itu lipid darah. Lipid yang terkandung dalam plasma darah secara kolektif dikenal sebagai lipid, dan tingkat lipid mencerminkan metabolisme lipid dalam tubuh. Secara umum, komponen utama lipid adalah trigliserida dan kolesterol. Darah sering diambil 12-14 jam setelah makan untuk memberikan gambaran yang dapat diandalkan tentang tingkat lipid yang sebenarnya. Karena peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida plasma dikaitkan dengan perkembangan aterosklerosis, kedua hal ini merupakan fokus utama dari pemeriksaan lipid. 2. Manakah dari tes lipid yang umumnya tinggi dan berbahaya bagi kesehatan? Ada banyak tes klinis yang umum dilakukan, tetapi dokter lebih mementingkan ① kolesterol total (TC), ② trigliserida (TG), ③ kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL-C), ④ kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), dan ⑤ lipoprotein (a) (Lpa), yang merupakan lima tes yang paling umum. Kecuali ③ HDL-C, semakin tinggi semakin baik, semakin rendah empat item lainnya, semakin baik. 3 . Bagaimana cara mengobati dan mencegah lipid darah tinggi? (1) Pengaturan pola makan: Perhatikan pola makan rendah garam dan rendah lemak, kurangi makan makanan manis, kurangi makan makanan berminyak seperti daging berlemak, jeroan hewan, dan kuning telur, yang semuanya harus dimakan secukupnya, dan batasi asupan asam lemak trans. Makan lebih banyak sayuran dan protein berkualitas tinggi seperti ikan, udang, daging tanpa lemak, dan produk kedelai. 2) Rejimen olahraga: Tingkatkan olahraga dengan berjalan kaki setidaknya 10.000 langkah sehari dan berolahraga setidaknya dua kali seminggu dengan intensitas sedang selama 30 menit atau lebih, kuncinya adalah konsisten dan progresif. Hal ini akan membantu menurunkan kadar lemak darah dan membuat Anda tetap sehat dan bahagia. (3) Manajemen gaya hidup: Berhenti merokok, minum dan alkohol, perhatikan waktu dan kualitas tidur, kombinasikan kerja dan istirahat, jaga suasana hati Anda tetap rileks dan hilangkan ketegangan dan kecemasan untuk membantu mengatur kadar lemak darah. (4) Pengkondisian obat: Untuk menurunkan trigliserida, ada asam fenoksi seperti fenofibrate dan benzofibrate. Statin adalah obat terapeutik utama untuk menurunkan LDL-C dan anti aterosklerosis, dan ketika LDL-C tidak tercapai, obat penurun lipid dengan mekanisme kerja yang berbeda digunakan dalam kombinasi. Ezetimibe direkomendasikan terlebih dahulu, diikuti oleh inhibitor PCSK9. 4. Peningkatan profesional dan pengetahuan terkini Pedoman ESC dan EAC edisi 2019 untuk manajemen lipid telah diterbitkan beberapa hari yang lalu. Bukti baru menunjukkan bahwa peristiwa awal utama dalam pembentukan aterosklerosis adalah retensi kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C) dan apolipoprotein kaya kolesterol (ApoB) di dalam dinding arteri. Untuk mencegah penyakit kardiovaskular, terutama pada pasien berisiko tinggi dan sangat tinggi, kadar LDL-C harus diturunkan sebanyak mungkin tanpa batas bawah. Untuk pencegahan sekunder pada pasien berisiko sangat tinggi, direkomendasikan agar kadar LDL-C diturunkan sebesar ≥50% dari kadar awal dan kadar LDL-C <1,4 mmol/L; (ii) pada pasien berisiko tinggi, direkomendasikan agar kadar LDL-C <1,8 mmol/L; (iii) pada pasien berisiko menengah, direkomendasikan agar kadar LDL-C <2,6 mmol/L; (iv) pada pasien berisiko rendah, direkomendasikan agar kadar LDL-C <3,0 mmol/L. mmol/L. Pedoman baru ini merekomendasikan agar semua orang dewasa melakukan setidaknya satu kali pemeriksaan Lp(a). Hal ini karena memiliki Lp (a) yang sangat tinggi > 430 mmol/L) memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Ingatlah bahwa semakin tinggi HDL semakin baik, semakin rendah semakin baik, perhatikan modifikasi gaya hidup dan serahkan perawatan lainnya kepada dokter profesional Anda untuk membantu Anda mengelola lipid darah Anda demi kesehatan yang lebih baik.