Beranda Pertolongan Pertama untuk Penyakit Jantung Koroner

Faktor-faktor apa saja yang memicu serangan akut penyakit jantung koroner? 1. Pengerahan tenaga, begadang, dll. 2 . Rangsangan mental, seperti kemarahan, ketegangan, kesedihan, dll.. 3 . Perubahan iklim yang tiba-tiba, suhu dan tekanan udara yang rendah dapat memicu kejang koroner dan menyebabkan serangan jantung. 4 . Merokok, alkoholisme, makanan lengkap. Tekanan darah rendah dan gula darah dapat memicu angina pektoris. 5 . Stres, seperti infeksi, trauma bedah, perdarahan, dll., Dapat menyebabkan infark miokard. 6, meningkatkan pembekuan darah, seperti konsumsi air yang rendah, diare. Musim dingin. 7, masalah hidup, seperti sembelit, mandi air panas terlalu lama. Kehidupan sehari-hari penyakit jantung koroner harus memperhatikan hal-hal: 1, aktivitas sedang, jangan tegang. 2, udara segar di ruang tamu, tenang, karena kebisingan membuat adrenalin darah meningkat, kejang pembuluh darah, tekanan darah naik. 3 . Bekerja dan istirahat tepat waktu, pastikan waktu tidur. Tenang, jangan bersemangat dan marah. 4 . Minumlah lebih banyak air sebelum tidur dan jangan duduk tiba-tiba. 5 . Jaga agar perut Anda tetap terbuka dan hindari mengejan berlebihan. 6 . Lengkapi diri Anda dengan oksigen dan obat pertolongan pertama dan letakkan di tempat yang mudah terlihat: meja samping tempat tidur, kamar mandi, meja makan. 7. Jelaskan diagnosis, pengobatan dan kontak darurat kepada anggota keluarga dan pendamping. Jika terjadi kejang: 1. Segera berbaring dan jangan memaksakan diri. 2. Relaksasi mental, diam, obat penenang untuk menenangkan diri. 3 . Minum nitrogliserin, anti nyeri jantung, pil jantung yang bekerja cepat dan obat pelebaran koroner lainnya, yang dapat diminum beberapa kali. 4 . Antikoagulan instan Aspirin 0.3g. 5 . Menghirup oksigen. 6 . Pantau tekanan darah, denyut nadi dan pernapasan. 7 . Henti jantung harus segera dilakukan kompresi jantung, metode resusitasi ABCD awal. 8. Aktifkan sistem darurat – hubungi rumah sakit atau hubungi 120 sesegera mungkin. Laporkan hal-hal berikut: lokasi pasien secara rinci, gejala utama, tindakan pertolongan pertama apa yang diberikan. Riwayat medis sebelumnya.