Era teknologi elektronik, banyak orang telah menjalani kehidupan “burung hantu malam”, terutama kaum muda yang energik, tetapi juga begadang bermain produk elektronik sebagai rutinitas. Namun, dua jam sebelum tidur menggunakan ponsel, komputer tablet dan produk elektronik lainnya akan menghambat sekresi melatonin, menyebabkan insomnia, dalam jangka panjang akan menyebabkan gangguan endokrin, wanita rentan terkena kanker payudara. Para peneliti melakukan percobaan simulasi, dengan mengizinkan 13 orang sukarelawan menggunakan komputer tablet untuk membaca, bermain game dan menonton film, untuk mengeksplorasi hubungan antara produk elektronik dengan layar backlit dan sekresi melatonin. Tubuh manusia dapat mengeluarkan melatonin dalam jumlah besar saat tidur, melatonin adalah panglima tertinggi dari kontrol endokrin tubuh, seringkali insomnia pasti akan menyebabkan gangguan endokrin. Para peneliti menemukan bahwa sukarelawan yang bermain komputer satu jam, tubuh akan berkurang melatoninnya dan berada di bawah sinar matahari selama satu jam sebanding. Dan setelah bermain dua jam, sekresi melatonin menurun secara signifikan. Melatonin disekresikan oleh kelenjar pineal dan meningkat ketika malam tiba dan stimulasi cahaya berkurang, dan menurun ketika cahaya semakin terang. Dalam percobaan lain, para peneliti membagi sukarelawan menjadi tiga kelompok. ketiga kelompok melihat layar tablet dalam mode terang. Dua kelompok pertama mengenakan kacamata penyaring cahaya. Kacamata kelompok pertama menyaring cahaya lain, sehingga hanya cahaya biru dari dioda pemancar cahaya (LED) dengan panjang gelombang 470 milimeter, yang memiliki efek penghambatan super pada sekresi melatonin, yang dapat masuk ke mata. Kelompok kedua menggunakan kacamata oranye yang menyaring radiasi gelombang pendek dari cahaya, yang menghambat sekresi melatonin. Kelompok ketiga tidak memakai kacamata. Para peneliti menggunakan alat ukur optik untuk secara akurat merekam panjang gelombang dan intensitas cahaya yang diterima oleh mata, mengkonfirmasikan bahwa panjang gelombang cahaya mempengaruhi sekresi melatonin, semakin dekat mata ke layar tampilan, semakin besar dampaknya. Banyak anak muda yang suka bermain komputer sebelum tidur, di microblogging. Penelitian menunjukkan bahwa memainkan produk elektronik dengan cahaya latar dua jam sebelum tidur dapat mengurangi sekresi melatonin sebesar 22 persen …… Burung hantu malam itu menjadi perhatian, terutama para remaja. Kehidupan modern dipenuhi dengan produk elektronik dengan cahaya latar seperti ponsel, TV dan komputer tablet yang memancarkan cahaya gelombang pendek. Pada malam hari, ketika mata terpapar sumber cahaya, terutama sumber cahaya gelombang pendek, sekresi melatonin dihambat, diperlambat atau dihentikan. Melatonin adalah “jam biologis” tubuh yang menandakan waktu malam dan mendorong tidur. Penurunan produksi melatonin dapat menyebabkan gangguan pada jam biologis, yang mengakibatkan insomnia, gangguan endokrin, dan peningkatan risiko diabetes dan obesitas. Orang dengan produksi melatonin yang tertekan secara kronis, seperti pekerja shift malam, mungkin memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi. Terakhir: perkembangan teknologi telah membuat layar TV, komputer, dan ponsel menjadi lebih besar dan lebih terang. Cahaya gelombang pendek yang dipancarkan oleh produk elektronik ini telah menjadi salah satu faktor yang menghambat sekresi melatonin dan menyebabkan insomnia serta gangguan endokrin, jadi demi kesehatan Anda, cobalah untuk mengurangi bermain ponsel dan produk elektronik lainnya sebelum tidur.