Pada tanggal 1 November, American College of Physicians (ACP) menerbitkan pedoman untuk pencegahan tromboemboli vena (VTE) pada pasien non-bedah yang dirawat di rumah sakit, termasuk pasien medis dan pasien stroke akut. Pedoman ini menekankan bahwa profilaksis VTE pada pasien medis (termasuk pasien stroke) harus didasarkan pada penilaian yang akurat terhadap risiko VTE dan perdarahan pasien, dan menentang penggunaan stoking kompresi bertingkat (GCS) untuk profilaksis mekanis VTE pada pasien medis (termasuk pasien stroke). Pedoman ini juga menyatakan bahwa dokter tidak disarankan untuk menggunakan heparin untuk profilaksis VTE pada semua pasien rawat inap medis tanpa memperhatikan risikonya. Regimen yang optimal (dosis dan durasi pengobatan) untuk profilaksis heparin untuk VTE tidak diketahui. Pilihan heparin untuk profilaksis VTE juga harus mempertimbangkan kemudahan pengobatan, efek samping dan biaya medis.