Bagaimana emboli tungkai didiagnosis?

Emboli arteri adalah suatu proses patologis di mana embolus terlepas dari dinding jantung atau arteri proksimal, atau masuk ke dalam arteri dari luar dan terdorong ke arah distal oleh aliran darah, sehingga menyumbat aliran darah arteri dan menyebabkan iskemia atau nekrosis pada tungkai atau organ dalam. Pada emboli arteri perifer, timbul rasa nyeri, pucat, hilangnya denyut arteri distal, menggigil, mati rasa dan gangguan gerakan pada anggota tubuh yang terkena. Diagnosis kualitatif dilakukan pada pasien dengan iskemia ekstremitas parah yang terjadi secara tiba-tiba dan hilangnya denyut arteri yang sesuai, yaitu tanda 5P, pada pasien dengan penyakit jantung organik, aterosklerosis, terutama pada fibrilasi atrium, infark miokard baru-baru ini, atau aneurisma aorta abdomen. Lokalisasi untuk mendiagnosis lokasi obstruksi emboli dapat dilakukan dengan: 1. lokasi nyeri awal 2. hilangnya denyut nadi normal, perubahan suhu kulit, warna kulit, dll. 3, Pemeriksaan non-invasif (misalnya USG Doppler, dll.). 4 . Tingkat gangguan peredaran darah pada tungkai. 5 . Kemudahan embolus berada di percabangan arteri dan karakteristik lain untuk menentukan hal ini.