Osteolisis, juga dikenal sebagai osteolisis, adalah penyakit yang berkembang secara perlahan-lahan dan sangat merusak. Hal ini dapat dikaitkan dengan genetika, trauma, infeksi, hemangioma atau limfangioleiomiomatosis. Perubahan patologis dasar adalah penyebaran proliferasi kapiler abnormal dan pembuluh limfatik serta proliferasi jaringan fibrosa yang menyebabkan pembubaran dan hilangnya jaringan tulang yang berdekatan, pertumbuhan sel endotel pembuluh darah yang tidak aktif dan tidak ada anisotropi seluler. Pencegahan harian: 1, perhatikan perawatan kesehatan kehamilan ibu: ibu harus memperkuat nutrisi selama kehamilan, makan lebih banyak makanan yang kaya protein dan vitamin D, seperti telur, daging tanpa lemak dan hati hewan; dan lebih banyak sinar matahari; juga harus mengonsumsi sediaan vitamin D di bawah bimbingan dokter sesuai dengan situasi spesifik untuk mencegah bayi baru lahir dari penyakit tulang. 2, cobalah untuk menggunakan pemberian ASI: karena ASI mengandung rasio kalsium dan fosfor yang tepat, sehingga vitamin D dan kalsium dalam ASI mudah diserap, oleh karena itu, jika memungkinkan, sebaiknya biarkan anak makan ASI. 3. Remaja harus menghindari trauma saat berolahraga anak-anak yang kekurangan gizi, lemah dan tumbuh terlalu cepat, mendapatkan lebih banyak sinar matahari dan mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin jika perlu di bawah bimbingan dokter. 4 . Patah tulang patologis dan penyakit lainnya harus dilindungi dengan baik setiap hari untuk menghindari infeksi luka. 5 . Obati penyakit seperti hemangioma atau limfoma tepat waktu untuk menghindari kerusakan yang menyebabkan osteolisis.