Penderita spondilosis servikal memerlukan posisi tidur yang baik, sehingga ketinggian bantal sangat penting. Ketinggian bantal saat ini berada dalam kisaran normal 5-12cm, dan bantal paling baik diposisikan di area oksipital servikal, menghindari bagian atas kepala dan bahu. Bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah juga memiliki dampak yang besar pada leher, karena kepala dan leher memiliki kurva fisiologis normal, yaitu tulang belakang leher agak cembung. Kurva fisiologis ini tidak hanya memastikan keseimbangan otot-otot eksternal tulang belakang servikal, tetapi juga berperan penting dalam mempertahankan anatomi fisiologis kanal tulang belakang. Jadi, bantal yang terlalu rendah dapat berdampak negatif pada otot servikal, ligamen, kapsul sendi, sumsum tulang belakang, akar saraf dan vertebra, seperti halnya bantal yang terlalu tinggi. Terlepas dari posisi tidur, ketinggian bantal harus dapat mempertahankan kelengkungan normal vertebra servikal. Ini harus membuat orang yang tidur merasa nyaman, untuk mencapai tujuan merelaksasi otot-otot seluruh tubuh, dengan mudah menghilangkan kelelahan dan menyesuaikan keadaan fisiologis persendian. Bantal dengan ketinggian yang tepat dan posisi terbaik mungkin tampak tidak relevan, tetapi orang perlu tidur di atasnya 1/3 dari waktu. Pasien dengan spondylosis serviks membutuhkan bantal berkualitas baik dan posisi terbaik di bantal serviks untuk memperbaiki atau menghindari perkembangan spondylosis serviks lebih lanjut.