Jerawat biasanya disebut sebagai jerawat, dan tidak ada dasar ilmiah yang menyatakan bahwa mengoleskan lemon pada wajah tidak akan menyembuhkan jerawat.
Lemon adalah buah yang umum, dimakan untuk mengisi kembali tubuh dengan nutrisi, tetapi dioleskan pada wajah tidak memiliki efek mengobati jerawat. Selain itu, lemon mengandung banyak zat asam, jadi jika Anda mengoleskan lemon langsung ke area jerawat, hal itu dapat menyebabkan iritasi lokal, yang dapat menyebabkan rasa sakit, gatal, atau ketidaknyamanan lainnya.
Tidak ada bukti klinis bahwa mengoleskan lemon memiliki efek pada pengobatan jerawat. Pasien dengan jerawat harus berkonsultasi dengan dokter dan mengoleskan retinoid topikal, benzoil peroksida, dll., Dan jika perlu, gunakan retinoid oral seperti kapsul isotretinoin, antibiotik seperti doksisiklin, dan glukokortikosteroid seperti prednison, dll., di bawah arahan dokter.
Selain itu, pasien juga dapat mengikuti petunjuk dokter melalui penyinaran cahaya merah dan biru, terapi fotodinamik, perawatan pengelupasan asam buah, dan metode lain untuk memperbaiki gejala jerawat.
Mengoleskan lemon bukanlah obat untuk jerawat, dan pada kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan iritasi lokal dan bahkan memperparah jerawat. Disarankan agar penderita jerawat pergi ke rumah sakit biasa pada waktu yang tepat, di bawah bimbingan dokter untuk mengatur pengobatan, dan ingatlah untuk tidak melakukan metode pengobatan yang tidak berdasarkan bukti ilmiah.