Studi Kasus Kesehatan Mental dalam Praktik Umum: Gangguan Kecemasan Sosial (Cetak Ulang)

  John, seorang pria lajang berusia 29 tahun, telah menemui Anda di praktik pengobatan umum Anda selama bertahun-tahun, meskipun ia sangat jarang datang. Jika dia ingin membuat janji untuk menemui pasien, dia selalu meminta Anda untuk menemuinya terlebih dahulu setelah bekerja. Kali ini dia datang kembali untuk menemui Anda dan tetap meminta Anda menemuinya sebelum pasien lain datang ke tempat praktik. Dia memberi tahu Anda bahwa dia memenuhi syarat untuk mendapatkan promosi di tempat kerja, tetapi posisi barunya mengharuskan dia bekerja dengan rekan-rekannya. Ia mengatakan bahwa ia tidak bisa melakukan pekerjaan dengan orang lain. Ia datang dan bertanya apakah Anda bisa membantunya. Jaga diri Anda agar tidak merasa malu dan tersipu-sipu di depan umum.  John mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan “bergaul dengan orang lain”. Dia tidak pernah bisa berbicara di depan sekelompok besar orang; dia merasa tidak nyaman di sekitar orang lain; dan dia tidak bisa pergi ke restoran untuk makan. Dia ingat bahwa bahkan ketika dia masih di sekolah, dia selalu takut guru memanggilnya untuk menjawab pertanyaan di kelas. Dia tidak pernah punya pacar, hanya memiliki sedikit teman sesama jenis dan jarang keluar dengan teman-temannya. Dia memiliki pekerjaan yang layak, memiliki kantor sendiri, dan sebagian besar berkomunikasi dengan orang-orang melalui email. Dia mengatakan kepada Anda bahwa dia khawatir orang-orang akan melihatnya sebagai orang bodoh dan dia takut orang-orang membicarakannya. Jadi. Dia menghindari situasi sosial apa pun di mana dia mungkin dipandang rendah atau dibicarakan, kecuali sebagai upaya terakhir.  Pemeriksaan kondisi mental: Dia bersedia berbicara dengan Anda, tetapi tampak sangat cemas ketika menjelaskan masalahnya. Ia menyangkal bahwa ia merasa tertekan. Pikirannya terfokus pada rasa takutnya terhadap apa yang dipikirkan orang tentang dirinya, apa yang mereka katakan tentang dirinya, dan rasa takutnya terlihat bodoh. Dia tersipu-sipu ketika orang bertanya kepadanya atau bahkan ketika mereka memandangnya. Tidak ada bukti adanya gangguan pikiran, delusi atau paranoia. Dia tidak memiliki gangguan persepsi (misalnya halusinasi). Ia memiliki wawasan yang baik tentang situasinya.  Apa diagnosis yang paling mungkin untuk John?  Diagnosis yang paling mungkin adalah gangguan kecemasan sosial, juga dikenal sebagai fobia sosial. Fobia sosial adalah rasa takut yang nyata untuk terpapar pada orang asing atau diamati secara dekat oleh orang lain dalam situasi sosial. Fobia sosial dapat memanifestasikan dirinya dalam bentuk umum, meskipun lebih umum memanifestasikan dirinya dalam bentuk yang tidak umum dalam situasi di mana pencapaian diperlukan. Gangguan kecemasan sosial umum atau fobia sosial umum: Pasien takut bahwa dia akan mempermalukan dirinya sendiri dengan berperilaku yang memalukan atau memalukan. Pasien mungkin menunjukkan gemetar, tersipu-sipu, dan serangan panik. Kecemasan muncul ketika pasien terpapar pada situasi yang ditakuti. Jika memungkinkan, pasien akan berusaha menghindari situasi sosial. Pasien sendiri dapat mengenali bahwa rasa takutnya berlebihan dan tidak dapat dibenarkan. Seringkali, pasien menunjukkan antisipasi cemas terhadap acara sosial yang direncanakan untuk terjadi, misalnya pasien mungkin mulai khawatir berminggu-minggu sebelum acara sosial yang direncanakan dan menanggung rasa takut dan cemas selama acara tersebut. Teror sosial sering kali memengaruhi hubungan interpersonal dan pencarian kerja.

English Deutsch Français Español Português 日本語 Bahasa Indonesia Русский