Jeruk yang berjamur tidak boleh dimakan agar tidak menimbulkan gejala yang tidak nyaman dan mempengaruhi kesehatan tubuh. Jeruk adalah buah yang umum, kaya akan 87.4g air, 0.8g protein, 11.1g karbohidrat, 33mg vitamin C, dan sebagainya. Secara umum, ketika jeruk ditemukan berjamur, penduduk harus menghindari untuk terus mengkonsumsinya karena rentan terhadap ketidaknyamanan pencernaan seperti diare, sakit perut, mual dan muntah, dll., Yang akan berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan. Jika orang mengonsumsi lebih banyak jeruk berjamur, hal ini juga dapat menyebabkan keracunan makanan yang serius atau bahkan mengancam jiwa. Perlu dicatat bahwa jeruk berjamur juga dapat menghasilkan aflatoksin, yang dapat meningkatkan kemungkinan kanker setelah dikonsumsi dalam jangka panjang. Disarankan agar orang-orang mengonsumsi jeruk segar dan berhati-hati dalam menyimpannya. Selain jeruk, buah-buahan segar lainnya seperti kiwi, apel, dan pisang juga dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang.