Apakah nyeri bahu merupakan bahu beku?

  Nyeri bahu adalah gejala utama dari sekelompok kondisi yang relatif umum. Ketika berbicara tentang nyeri bahu, banyak pasien yang mungkin langsung berpikir tentang “bahu beku”, yang di masa lalu sering dilabeli sebagai “bahu beku”. Di masa lalu, pasien yang mengalami nyeri bahu sering diberi label “bahu beku”. Namun, seiring dengan terus berkembangnya penelitian tentang sendi bahu, konsep ini menjadi terlalu umum dan semakin ketinggalan zaman. Istilah ‘bahu beku’ sekarang lebih umum digunakan untuk merujuk pada konsep ‘bahu beku’ yang relatif sempit.  T: Mengapa penting untuk membuat perbedaan atas nama kondisi?  J: Penting untuk mengklarifikasi konsep “bahu beku”. Banyak ahli bedah ortopedi tidak memiliki pemahaman yang baik tentang istilah ini, dan akibatnya, pengobatan mungkin tidak tepat dan kondisinya bisa bertambah parah. Inilah sebabnya mengapa pasien harus menemui dokter bedah ortopedi dengan spesialisasi sendi bahu jika mereka mampu melakukannya.  T: Apa saja penyakit yang menyebabkan nyeri bahu?  J: Mayoritas nyeri bahu disebabkan oleh penyakit pada bahu itu sendiri, yang menjadi perhatian ahli bedah ortopedi kami. Sejumlah kecil nyeri disebabkan oleh bagian atau organ lain, misalnya: penyakit kandung empedu dapat menyebabkan nyeri bahu kanan, infark miokard atipikal dapat menyebabkan nyeri bahu kiri, dan kanker sulkus paru-paru bagian atas (sejenis kanker paru-paru), dll.  T: Apa saja gangguan nyeri bahu?  J: Ada banyak gangguan nyeri bahu, dan gangguan ini cukup kompleks, jadi kami akan mencantumkan beberapa gangguan umum berdasarkan kategori yang berbeda.  Pertama, menurut usia pasien, nyeri bahu dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Sebelum usia 20 tahun: lebih sering disebabkan oleh trauma atau faktor bawaan, seperti patah tulang atau dislokasi di sekitar sendi bahu, epifisis terpisah, dll.  20-40 tahun: dislokasi bahu kebiasaan, cedera rotator cuff.  Di atas 40 tahun: bahu beku, kalsifikasi rotator cuff, tendinitis kepala panjang tendon biseps, artritis reumatoid sendi bahu, fraktur leher bedah humerus.  Kelainan yang terjadi menurut jenis kelamin dapat dibagi menjadi: laki-laki: dislokasi bahu traumatik, dislokasi bahu kebiasaan, dislokasi akromioklavikularis, cedera rotator cuff, pecahnya kepala panjang tendon bisep, murmur skafoid.  Wanita: osteoartritis reumatoid, manset rotator kalsifikasi, fraktur humerus proksimal, bahu lepas, sindrom outlet toraks.  Rasa sakit diklasifikasikan menurut derajat dan jenis rasa sakit: nyeri radikular: manset rotator kalsifikasi, atrofi neuropatik, artritis bahu septik, dislokasi akromioklavikularis, fraktur humerus proksimal.  Nyeri nokturnal: bahu beku, cedera rotator cuff.  Nyeri spontan: artritis bahu septik, kontraktur tingkat tinggi, cedera manset rotator kalsifikasi.  Nyeri olahraga: bahu beku, cedera rotator cuff, sindrom bahu-tangan.  Nyeri seperti neuralgik: amyotrofi neuralgik, osteochondrosis.