Apa risiko gaya hidup dan kanker usus besar?

  Gaya hidup memainkan peran penting dalam risiko terkena kanker kolorektal. Faktor-faktor seperti kelebihan berat badan, aktivitas fisik yang rendah, merokok, konsumsi alkohol, dan diet masing-masing terkait dengan risiko terkena kanker kolorektal.  Antara Januari 1992 dan Desember 2000, 347.237 pria dan wanita dewasa dari 10 negara Eropa direkrut untuk memberikan informasi tentang kebiasaan diet dan gaya hidup mereka. Rata-rata 12 tahun diamati dan akhirnya 3759 orang terkena kanker kolorektal (2369 kolon dan 1390 rektal).  Hasilnya menemukan bahwa 36% kasus kanker rektum pada pria dan 20% kasus kanker kolon pada wanita dapat dikaitkan dengan ketidakpatuhan terhadap gaya hidup sehat. Kombinasi berat badan yang sehat, tidak merokok, dan diet sehat dapat mengurangi risiko kanker kolorektal.  Perubahan gaya hidup, terutama berat badan yang sehat, tidak merokok dan diet sehat, dapat mengurangi kanker kolorektal. Perubahan gaya hidup sebagian besar bebas biaya dan tidak memiliki risiko atau efek samping. Melakukan hal ini tidak hanya akan mengurangi kematian akibat kanker kolorektal, tetapi juga dari banyak penyakit kronis dan kanker lainnya.  P.S. Perubahan gaya hidup untuk mengurangi kanker kolorektal: olahraga, makan sehat, berhenti merokok, konsumsi alkohol yang terkontrol atau moderat, dan kontrol berat badan.  Diet sehat: konsumsi lebih banyak buah, sayuran, serat makanan, ikan, kacang-kacangan, bawang putih dan yoghurt, dan kurangi daging merah atau daging olahan.