Apa yang terjadi apabila bayi mengalami kejang saat tidur?

Sebagian besar bayi yang mengalami kejang-kejang saat tidur dianggap menderita gangguan elektrolit, paling umum karena kekurangan kalsium dan vitamin D, yang menyebabkan rakhitis, suatu kondisi yang secara klinis dikenal sebagai kejang-kejang tangan dan kaki akibat kekurangan vitamin D. Penting untuk memeriksa kepadatan tulang bayi Anda, vitamin D darah, kalsium dan alkali fosfatase untuk melihat apakah masalahnya disebabkan oleh kekurangan kalsium atau vitamin D. Setelah pemeriksaan, penting untuk memberikan bayi Anda suplemen vitamin D dan kalsium dalam jumlah yang cukup dan tepat waktu sesuai dengan hasil pemeriksaan, sehingga kejang-kejang tidur bayi dapat diredakan secara efektif. Dianjurkan juga untuk melakukan EEG untuk menyingkirkan gangguan otak jika terdapat lebih banyak episode ini, karena sistem saraf bayi belum berkembang dengan baik saat masih kecil.