Bagaimana cara makan makanan pokok untuk mengontrol gula darah?

Ada 70 juta orang di Cina yang menderita diabetes tipe 2 yang disebabkan oleh obesitas, yang mana mereka harus mengontrol gula darah dan berat badan. Hal ini menyebabkan mereka kesulitan dalam mengatur pola makan sehari-hari. Asupan makanan pokok yang tidak mencukupi dapat menyebabkan total kalori yang tidak mencukupi untuk memenuhi metabolisme tubuh, dan nutrisi yang tidak memadai di semua area juga dapat menyebabkan “ketosis kelaparan”; selain itu, asupan makanan pokok yang rendah secara tidak langsung dapat meningkatkan asupan daging, telur, lemak, dan minyak, dan pada akhirnya membuat total kalori berada di luar jangkauan. Bagaimana cara mengonsumsi makanan pokok yang tepat dan berapa banyak yang harus saya makan? Total asupan kalori harian penderita diabetes berbeda-beda pada setiap orang dan berhubungan dengan berat badan dan intensitas kerja mereka. 1. Pada prinsipnya, makanan pokok untuk penderita diabetes harus mencakup 55%-65% dari total kalori harian. 2. Pada tahap awal diabetes, disarankan untuk mengonsumsi sekitar 200 gram makanan pokok per hari, setelah itu dapat dilakukan penyesuaian yang tepat sesuai dengan kondisi dan pengobatan. 3. Ketika gula darah dan gula urin meningkat, jumlah makanan yang dikonsumsi harus dikurangi dengan tepat; sementara ketika aktivitas fisik tinggi, jumlah makanan pokok dapat ditingkatkan 50-100 gram seperti biasa. Bagaimana cara saya mengonsumsi makanan pokok saya? Baik itu makanan biasa maupun makanan tambahan, makanan pokok sangat penting bagi penderita diabetes. Untuk pasien dengan diabetes ringan, mereka harus makan tiga kali sehari, dan jumlah makanan pokok di pagi, tengah hari dan malam hari harus dibagi 1:2:2. Jika penderita diabetes dijaga kestabilannya dengan suntikan insulin, penting untuk menunggu setengah jam setelah suntikan sebelum makan. Jenis makanan pokok apa yang dapat saya makan? Makanan pokok yang umum termasuk sereal dan kacang-kacangan. Sereal tidak hanya merupakan sumber kalori utama bagi tubuh, tetapi juga kaya akan vitamin B dan mineral. Meskipun kandungan gulanya tinggi, kandungan serat di dalamnya dapat secara signifikan meningkatkan gula darah tinggi, sehingga mengurangi dosis obat penurun glukosa dan insulin; selenium dalam sereal juga membantu mencegah komplikasi mata. Kacang-kacangan kaya akan protein dan sebagian besar berkualitas tinggi, dengan komposisi asam amino yang mendekati komposisi yang dibutuhkan oleh tubuh, dan produknya mengandung kalsium dan zat besi dalam jumlah yang tinggi dan mudah dicerna. Namun, tidak semua sereal dan kacang-kacangan cocok untuk penderita diabetes. Beberapa makanan pokok yang tinggi lemak dan minyak harus dihindari, seperti donat, kue bulan, bunga wijen, mie instan, tahu yang diminyaki, dan kue. Makanan pokok yang tidak rendah kalori, seperti roti kukus, burrito, kue beras, mie gantung, pangsit, dan roti, juga harus dimakan secukupnya.