Apakah ada hubungan antara diet dan osteoartritis lutut? Yang saya tulis ini hanya sebagai referensi saja, banyak hal yang masih belum bisa disimpulkan, anggap saja sebagai pemahaman dan gosip! Pertama, tujuan utama diet adalah untuk mengontrol berat badan. Prinsip diet seperti yang saya pahami harus seimbang. Kedua, empat prinsip diet untuk osteoartritis: 1. Penderita osteoartritis harus lebih banyak makan makanan yang mengandung belerang, seperti asparagus, telur, bawang putih dan bawang bombay. Karena perbaikan dan rekonstruksi tulang, tulang rawan dan jaringan ikat harus menggunakan sulfur sebagai bahan baku, sementara sulfur juga membantu dalam penyerapan kalsium, yang sangat bermanfaat untuk osteoartritis. 2, pasien osteoartritis tidak sering menggunakan masakan besi. Tidak jarang penderita osteoartritis menggunakan wajan besi untuk menggoreng makanan mereka, dan kandungan zat besi dalam serum turun setelah timbulnya osteoartritis. 3, makan lebih banyak makanan yang mengandung histidin, seperti nasi dan gandum hitam. Histidin baik untuk membasmi kelebihan logam dari tubuh. Makanlah lebih banyak makanan yang kaya akan karotenoid, flavonoid, vitamin C dan E dan senyawa yang mengandung sulfur. Pasien dengan osteoartritis juga dapat makan lebih banyak makanan yang mengandung sulfur seperti bawang putih, bawang bombay, kubis dan kubis Brussel. 4. Tidak mengonsumsi zat besi atau multivitamin yang mengandung zat besi. Karena zat besi dikaitkan dengan rasa sakit, pembengkakan, dan kerusakan sendi, zat besi dapat dengan mudah menyebabkan osteoartritis. Alkaloid dalam sayuran terong seperti tomat, kentang, terong dan paprika serta tembakau dapat memperburuk gejala osteoartritis. (Referensi!) Ketiga, diet yang harus dihindari: Diet untuk osteoartritis lutut harus kurang manis, karena gulanya bersifat alergenik dan dapat memperburuk perkembangan sinovitis, yang dapat dengan mudah menyebabkan peningkatan pembengkakan dan nyeri sendi. (Hal ini sudah terbukti). Kurangi minum alkohol dan minuman seperti kopi dan teh, dan berhati-hatilah untuk menghindari perokok pasif, karena semuanya dapat memperburuk radang sendi. Hindari mengkonsumsi susu seperti susu sapi, susu kambing dan makanan yang mengandung tirosin, fenilalanin dan triptofan seperti kacang tanah, coklat, millet, keju dan gula susu karena dapat menghasilkan prostaglandin, leukotrien, auto-antibodi tirosin kinase dan antibodi IgE anti-susu, yang dapat menyebabkan alergi dan memperburuk, kambuh atau memperburuk artritis. Studi terbaru: Sebagai suplemen dalam pengobatan OA lutut, telah menunjukkan efek yang signifikan dalam mengurangi rasa sakit dan kekakuan serta meningkatkan fungsi. Beberapa penelitian di Barat telah menunjukkan bahwa pemberian oral Pycnogenol (catatan: ini adalah ekstrak pohon pinus, bahasa Inggris: Pycnogenol) selama 2-3 bulan secara signifikan mengurangi dosis NSAID, sehingga mengurangi efek samping obat ini. Produk alami lainnya untuk pengobatan OA termasuk berbagai pengobatan herbal. Seperti dovivs clw, cat′s chaw, AUS (unsaponifiables dari alpukat dan kedelai), protease nanas, kunyit (jamu), MSM (metil sulfoxymethane), ekstrak brokoli, DMSO (dimetil sulfoksida), SKI306X (campuran tanaman), koktail ekstrak tanaman, suplemen mineral, antioksidan, dll. Ini semua adalah suplemen nutrisi yang telah dicoba diekstraksi oleh dunia dari tumbuhan alami dan mineral untuk kepentingan osteoartritis lutut, tetapi semuanya tidak memiliki bukti yang kuat, jadi mari kita serang pemahamannya.