Pengobatan rutin artritis reumatoid dini

  Abstrak: Ada bukti kuat dari uji klinis bahwa strategi pengobatan yang berorientasi pada pencapaian efektif dalam meredakan gejala rheumatoid arthritis (RA). Namun demikian, pertanyaan kuncinya adalah, apakah hasil ini dapat digunakan dalam praktik klinis sehari-hari dan mencapai kelegaan klinis.  Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki apakah rejimen pengobatan yang ditujukan untuk mengendalikan skor aktivitas penyakit (DAS) 28<2,6 lebih efektif daripada pengobatan konvensional selama satu tahun untuk mencapai remisi pada RA awal.  METODE: Dua kelompok pasien dengan RA awal dari berbagai daerah yang memenuhi kriteria American College of Rheumatology untuk penyakit rheumatoid dibandingkan. Untuk kelompok pasien yang menjalani terapi dengan kontrol ketat (n=126), pengobatan yang berorientasi pada tujuan untuk mendapatkan kontrol awal DAS28 digunakan terlebih dahulu, yang dimulai dengan terapi metotreksat, diikuti dengan penambahan salazosulfapiridin (SSZ) jika terapi metotreksat gagal, dan jika gagal lagi maka salazosulfapiridin (SSZ) digantikan dengan obat faktor nekrosis antineoplastik. Pasien yang menjalani terapi konvensional (n=126) diobati dengan metotreksat atau SSZ dan tidak ada rejimen berorientasi pencapaian DAS28 yang digunakan. Indikator hasil utama adalah persentase remisi pada satu tahun (DAS28 <2,6). Indikator hasil sekunder adalah waktu untuk remisi gejala pertama dan perubahan DAS28.  HASIL: Pada satu tahun, 55% pasien dalam kelompok yang berorientasi pada pengobatan ketat memiliki DAS28 <2,6 (OR 3,1, 95% CI 1,8-5,2) dibandingkan dengan 30% pasien dalam kelompok pengobatan konvensional. Untuk kelompok pengobatan yang ketat, gejala pertama yang hilang terjadi pada 25 minggu dibandingkan dengan >52 minggu untuk kelompok pengobatan konvensional (p<0.0001). DAS28 berkurang sebesar -2,5 pada kelompok kontrol ketat dibandingkan dengan -1,5 pada kelompok pengobatan konvensional (p<0,0001).  KESIMPULAN: Pada artritis reumatoid awal, strategi pengobatan kontrol ketat dengan tujuan mencapai remisi sesegera mungkin menghasilkan lebih banyak pasien yang mencapai remisi DAS28 lebih cepat dan persentase remisi simtomatik yang lebih tinggi pada satu tahun dengan rejimen pengobatan ini dibandingkan dengan pengobatan konvensional.