1. Perubahan pemikiran, emosi, dan perilaku tetapi dengan kesadaran diri: 1. hipersensitivitas terhadap persepsi: persepsi abnormal terhadap penglihatan, pendengaran, sentuhan, dan jarak antarpribadi; 2. gangguan pikiran: kehilangan rasa realitas, depersonalisasi, persepsi yang berlebihan, kenaifan logis; 3. pengalaman perseptual yang tidak normal: “hantu”, teman khayalan, halusinasi, suara-suara aneh; 4. pengalaman perseptual yang abnormal: “hantu”, teman khayalan, halusinasi, suara aneh; 4. pengalaman perseptual yang tidak normal: “hantu”, teman khayalan, halusinasi, suara aneh, suara aneh, suara aneh, suara aneh, dan suara aneh. Ketakutan: menghindari bahaya fisik, takut diserang (fobia sosial); 5. Bicara yang tidak teratur dan tidak relevan: tidak ada tema dalam berekspresi; 6. Perilaku yang absurd dan anakronistik: ide-ide yang tidak masuk akal, perilaku tanpa tujuan, penampilan yang aneh; 7. Berkurangnya respons emosional dan sosial: depresi, pendiam, energi rendah, demensia ringan. Berkurangnya fungsi secara signifikan: 1. Berkurangnya kemampuan yang tidak dapat dijelaskan untuk bekerja dan belajar; 2. Berkurangnya konsentrasi dan motivasi; 3. Berkurangnya kemampuan untuk mengelola kebersihan pribadi; 4. Berkurangnya kemampuan untuk mengatasi peristiwa kehidupan dan stres. Keterasingan dari keluarga dan teman: 1. Kehilangan minat pada teman, hobi olahraga atau hobi; 2. Peningkatan keterasingan, isolasi diri; 3. Keterasingan keluarga, kebencian, peningkatan permusuhan, paranoia.