Apa yang harus saya perhatikan dalam pola makan dan kehidupan saya dengan GERD?

Apa yang harus saya perhatikan dalam hal hidup dan makan dengan GERD? Selain pengobatan, perubahan gaya hidup seperti memperbaiki pola makan dan kebiasaan gaya hidup serta mengendalikan berat badan juga sangat penting dalam pengobatan GERD. a. Karena obesitas meningkatkan tekanan perut dan dapat memicu atau memperparah refluks makanan, maka penurunan berat badan harus diupayakan secara aktif untuk memperbaiki gejala refluks. Hindari mengenakan pakaian dan celana yang ketat dan meminimalkan aktivitas yang meningkatkan tekanan intra-abdomen untuk mengurangi refluks, seperti membungkuk dan meremas perut secara berlebihan. Kurangi jumlah makanan yang dimakan. Sfingter esofagus bagian bawah rentan terhadap relaksasi sementara ketika kenyang. Makanlah dengan perlahan dan kunyahlah dengan hati-hati dan perhatikan untuk makan lebih sedikit dan lebih sering, terutama makan malam jangan terlalu kenyang. Hindari makan 2 jam sebelum tidur. Berhenti merokok dan alkohol. Komponen utama alkohol tidak hanya etanol, tetapi juga sintesis prostaglandin, yang mengurangi daya tahan tubuh dan membuatnya sulit untuk pulih dari peradangan. Komponen utama alkohol adalah etanol, yang tidak hanya merangsang sekresi asam lambung, tetapi juga melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, yang merupakan salah satu penyebab refluks gastroesofagus dan harus dihindari sebisa mungkin. V. Hindari makanan dan minuman berikut ini: kopi, teh kental, minuman asam, cokelat, bumbu masak (misalnya cabai, kari, lada, bawang putih, mint), dll. Diet rendah lemak dapat mengurangi frekuensi gejala refluks setelah makan. Sebaliknya, diet tinggi lemak dapat meningkatkan pelepasan kolesistokinin dari mukosa usus halus, yang dapat dengan mudah menyebabkan refluks isi saluran cerna. Tujuh, bantalan kepala tempat tidur berukuran 15-20 cm (bukan bantal) saat berbaring adalah cara yang baik dan terbukti untuk mengurangi refluks lambung di malam hari. Ubah postur tidur yang buruk: beberapa orang suka tidur dengan kedua lengan atas di atas atau di bawah kepala, yang dapat menyebabkan diafragma terangkat dan tekanan di perut meningkat, menyebabkan asam lambung mengalir kembali ke atas. Delapan, meningkatkan asupan protein, dapat merangsang sekresi gastrin, sehingga tekanan sfingter esofagus meningkat. Oleh karena itu, protein dapat ditingkatkan secara tepat dalam makanan, seperti daging tanpa lemak, susu, produk kedelai, putih telur, dll. ix. Mengobati batuk dan sembelit untuk mengurangi refluks yang disebabkan oleh peningkatan tekanan perut