Dari usia 0 hingga 3 tahun, periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda, ketika 80% perkembangan otak akan selesai dan kepribadian serta kebiasaan perilaku pada dasarnya akan terbentuk. Selama periode kritis dalam perkembangan anak usia 0-3 tahun ini, pendampingan orang tua sangat penting bagi perkembangan kepribadian yang sehat. Pentingnya pendampingan orang tua Orang tua adalah guru pertama seorang anak dan keluarga adalah sekolah pertama seorang anak. Pengasuhan dan pendidikan orang tua tidak dapat digantikan oleh orang lain. Setelah kelahiran seorang anak, disarankan agar ibu merawat anak itu sendiri, karena ia adalah orang yang paling dekat dengan bayi. Perawatan ibu memberikan rasa aman kepada bayi dan merupakan jaminan kesehatan bayi. Seorang ibu merawat bayinya sampai ke tingkat terkecil dan dapat mengamati banyak perubahan rinci pada bayinya, dan jika ia sakit, ia dapat mendeteksinya tepat waktu. Banyak penyakit memiliki tanda-tanda yang jelas pada tahap paling awal dan ibu dapat mencari solusi tepat waktu jika terdeteksi. Ibu akan belajar banyak tentang pengasuhan anak dan memberikan pendidikan yang baik kepada bayinya. Jika ada kebiasaan buruk pada bayi, ibu akan dapat membimbing dan menyesuaikannya pada waktunya. Bayi akan memiliki hubungan emosional yang baik dengan ibu yang mengasuh dan mendidiknya, dan seiring pertumbuhannya, tidak akan terlalu sulit untuk mendidik anak di masa depan. Bagaimana cara menemani bayi Anda dengan benar dan efektif? 1. Bicaralah dengan bayi Anda, ceritakan cerita, nyanyikan lagu, dll. Para ibu sering kali berbicara dengan bayi mereka untuk membantu mereka mengembangkan bahasa mereka. Bayi dapat merespons suara ketika mereka berada di dalam rahim ibu mereka. Memainkan musik klasik yang indah untuk bayi Anda baik untuk perkembangan temperamen bayi Anda. 2. Membaca bersama orang tua dan anak Membaca bersama orang tua dan anak mengembangkan kemampuan ekspresi lisan bayi, memperluas pikiran, dan sebagainya. Lebih penting lagi, hal ini memberikan kesempatan kepada orang tua untuk berkomunikasi dengan anak-anak mereka dan berbagi kegembiraan dalam membaca. 3 . Bermain dengan bayi Anda dan menjawab pertanyaan bayi Anda Bermainlah dengan mainan anak Anda, ikuti anak Anda berkeliling dan jawablah setiap pertanyaan “Apa ini?” “Mengapa?” Bersenang-senanglah dan ajaklah anak Anda menjelajahi dunia. Anak-anak sangat energik, tertarik pada segala hal dan terkadang tak kenal lelah. 4. Kembangkan kebiasaan bekerja yang baik Beberapa anak melihat ibunya menyapu lantai dan mengelap meja, dan mereka ingin melakukannya sendiri. Jadi sang ibu mengajari anak dengan sangat sabar dan anak belajar dengan sangat hati-hati, seperti halnya bermain dengan mainan dengan sangat serius. Ketika anak tumbuh dewasa, dia secara bertahap membuang sampah di tempat sampah, menyapu lantai, menggosok kaus kakinya sendiri, dan seterusnya. Meskipun lambat dan tidak serta merta meringankan beban ibu mereka, dan bahkan sering kali menimbulkan masalah, kemampuan merawat diri anak secara bertahap meningkat dan mereka merasakan pencapaian dan kegembiraan ketika mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas. Menumbuhkan kebiasaan baik untuk melakukan pekerjaan rumah tangga sejak usia dini sangat bermanfaat bagi perkembangan fisik dan intelektual anak. 5. Ajaklah anak Anda ke luar rumah dan dekatkan diri dengan alam Anda dapat mengajak anak Anda ke luar rumah lebih sering, pergi ke taman, bersentuhan dengan dunia luar, melihat bunga, tanaman, dan hewan-hewan kecil, dan ajaklah anak Anda untuk mengetahui lebih banyak tentang dunia. Berlari dan melompat di luar dan bermain dengan bola untuk mendorong perkembangan fisik anak Anda. Apa yang perlu saya ingat ketika menemani bayi saya? Pertama, pastikan anak Anda dalam keadaan aman. Kemudian, amati dan dengarkan anak Anda untuk memahami perkembangan dan kebutuhannya. Jangan memanjakan anak Anda atau terlalu mengontrol sehingga Anda mencegah anak Anda untuk berpikir dan menjelajahi dunia sendiri. Jangan berharap anak Anda tidak melakukan kesalahan sama sekali. Faktanya, anak yang melakukan kesalahan kecil juga sedang tumbuh dewasa, jadi berikan anak Anda ruang yang cukup untuk tumbuh. Jangan tinggalkan anak Anda sendirian untuk bermain sementara Anda menatap ponsel. Anak Anda akan merasa sangat tidak diperhatikan dan bahkan mungkin menangis untuk mendapatkan perhatian Anda. Jangan biarkan anak Anda menonton TV tanpa bergerak karena Anda merasa terlalu lelah untuk menghabiskan waktu bersamanya. Hal ini memang menghemat tenaga, karena televisi sangat menarik bagi anak-anak. Namun, menonton TV dalam jangka waktu yang lama berbahaya bagi perkembangan anak Anda dan dapat menyebabkan masalah seperti rabun jauh dan obesitas. Semoga kita semua dapat mendampingi anak-anak kita dengan penuh cinta, kesabaran dan kebijaksanaan. Proses tumbuh bersama anak-anak kita juga merupakan proses tumbuh sebagai orang tua. Kita merawat dan mendidik anak-anak kita, sekaligus dicintai dan disentuh oleh mereka.