Kriteria diagnostik untuk skizofrenia meliputi kriteria diagnostik simtomatologis, kriteria durasi penyakit, dan kriteria keparahan, sebagai berikut: Pertama, kriteria diagnostik simtomatologis: yaitu, pasien memiliki gejala yang jelas seperti halusinasi, delusi, perilaku abnormal, ketidakpedulian emosional, hidup pasif, dan kemalasan. Kedua, kriteria durasi penyakit: umumnya skizofrenia harus berusia minimal 3-6 bulan atau bahkan lebih lama lagi sebelum diagnosis skizofrenia dapat ditegakkan. Ketiga, kriteria keparahan: gejala-gejala pasien telah sangat mempengaruhi fungsi kehidupan sosial sehari-hari. Pasien hanya dapat diidentifikasi sebagai skizofrenia setelah memenuhi tiga kriteria. Untuk diagnosis definitif skizofrenia, seseorang perlu pergi ke departemen psikologi kejiwaan rumah sakit biasa, mengambil riwayat medis terperinci melalui dokter, melakukan pemeriksaan kejiwaan yang efektif, dan dalam beberapa kasus, mungkin memerlukan bantuan anggota keluarga atau tes yang relevan, seperti tes darah dan pemeriksaan CT kranial, untuk menyingkirkan gangguan dari penyakit lain, dan kemudian mendiagnosis melalui manifestasi gejala Skizofrenia.