Lima faktor risiko yang memengaruhi kecerdasan bayi Anda

Sebagai orang tua, tentu saja kita ingin bayi kita cerdas, lucu dan sehat. Namun, ada beberapa penyakit yang dapat merampas kesehatan bayi dan membuatnya menjadi bodoh. Bayi yang baru lahir memiliki penyakit kecil mungkin di mata orang tua adalah hal yang sangat normal, tetapi, jika sedikit perhatian, tidak cukup perhatian pada penyakit bayi, maka itu dapat membawa bahaya yang tak terukur bagi bayi, dan bahkan membuat bayi menjadi bodoh. Pada akhirnya, penyakit apa yang akan membuat bayi menjadi bodoh? Sekarang untuk inventaris, orang tua tahu untuk memperhatikan oh. Jika bayi tidak sehat, ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu. 1. Pendarahan intrakranial bayi Kemungkinan pendarahan intrakranial bayi relatif rendah, karena orang tua biasanya tidak membiarkan otak bayi terluka parah, tetapi untuk berjaga-jaga, orang tua perlu tahu bahwa pendarahan intrakranial dapat menyebabkan penurunan intelektual bayi. Perdarahan intrakranial dapat menyebabkan nekrosis sel-sel otak dan aliran darah yang buruk. Oleh karena itu, jika bayi terjatuh dengan kepala terbentur, ibu dan ayah harus memberikan perhatian yang cukup dan tidak menutup mata. 2. Bayi dengan demam tinggi yang terus-menerus, tidak diobati Demam adalah sesuatu yang dianggap remeh oleh bayi, dan banyak ibu dan ayah mungkin tidak memperhatikannya. Jika demam rendah tidak diobati, demam dapat berubah menjadi demam tinggi, dan jika tidak ada tindakan yang diambil ketika bayi mengalami demam tinggi, maka dapat menyebabkan kerusakan pada saraf otak bayi, yang dapat membuat bayi menjadi bodoh. Oleh karena itu, para ayah dan ibu harus memperhatikan demam bayi mereka, jika tidak, konsekuensinya tidak terbayangkan. 3. Iskemia otak bayi dan kekurangan oksigen Tidak peduli siapa pun, iskemia otak dan kekurangan oksigen akan menyebabkan efek tertentu. Dan bayi karena daya tahan tubuh yang rendah, dan perkembangan otaknya belum sempurna, jika otak kekurangan oksigen dan iskemia, maka sel-sel otak bayi akan rusak, tidak hanya mempengaruhi kecerdasan bayi, tetapi juga dapat menyebabkan nyawa bayi dalam bahaya. Oleh karena itu, orang tua dalam perawatan bayi untuk memperhatikan Oh, yang pertama untuk memastikan bahwa bayi bernapas dengan lancar. 4. Penyakit kuning neonatal Penyakit kuning neonatal juga dikenal sebagai ensefalopati bilirubin neonatal. Dalam beberapa hari pertama kehidupannya, bayi akan mengalami tingkat penyakit kuning yang berbeda. Penyakit kuning terjadi ketika konsentrasi bilirubin dalam darah bayi terlalu tinggi, mencegah darah memasuki otak, yang memengaruhi sel-sel saraf bayi, dan pada kasus yang parah, sel-sel saraf akan diracuni, memengaruhi fungsi normal sel-sel otak bayi dan menyebabkan otak bayi tidak berfungsi. Meskipun penyakit kuning adalah hal yang umum terjadi, tetapi jika gejala penyakit kuning pada bayi serius, orang tua harus waspada, ingatlah untuk membawa bayi berobat tepat waktu! 5. Meningitis parah pada bayi Meningitis adalah penyakit yang sangat mematikan bagi bayi. Meningitis adalah penyakit yang sangat mematikan bagi bayi, karena dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak bayi, yang dapat membuat mereka menjadi bodoh dan bahkan membahayakan nyawa mereka. Orang tua harus memperhatikan penyakit ini, dan dapat mengurangi kejadian penyakit ini dengan vaksinasi.