Norma untuk diagnosis dan pemantauan pengobatan rhGH pada anak-anak yang lebih muda dari usia kehamilan

  I. Diagnosis bayi kecil untuk usia kehamilan dengan dwarfisme dan indikasi untuk pengobatan rhGH
  Kecil untuk usia kehamilan (SGA) mengacu pada bayi baru lahir yang berat badan dan/atau panjang lahirnya di bawah persentil ke-10 atau 2 standar deviasi (SD) di bawah rata-rata untuk usia kehamilan yang sama, biasanya kurang dari 2,5 kg saat lahir cukup bulan atau panjangnya ≤ 47 cm. Insiden SGA adalah 3-10%, dengan 10-15% dari anak-anak ini tidak dapat mengejar pertumbuhannya, dan sekitar setengah dari anak-anak dengan gangguan pertumbuhan ini pada akhirnya akan tumbuh menjadi orang dewasa yang bertubuh pendek.
  Pada bulan Juli 2001, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui hormon pertumbuhan manusia rekombinan (rhGH) untuk meningkatkan pertumbuhan pada anak-anak dengan dwarfisme SGA yang belum mencapai tinggi badan normal pada usia 2 tahun. Hasil penelitian di luar negeri mengkonfirmasi bahwa pengobatan jangka panjang dengan rhGH efektif dalam meningkatkan tinggi badan dewasa akhir pada anak-anak dengan dwarfisme SGA.
  2. Tes yang harus dilakukan sebelum pengobatan rhGH untuk anak-anak yang lebih muda dari usia janin dengan dwarfisme
  1) Riwayat medis terperinci
  1) Riwayat kelahiran: panjang dan berat badan saat lahir, riwayat asfiksia atau persalinan yang terhambat
  2) Tingkat pertumbuhan tahunan
  3) Riwayat keluarga: tinggi badan keluarga, adanya penyakit kronis
  2) Pemeriksaan fisik
  Tinggi badan, jarak jari, tinggi duduk, berat badan, tekanan darah, tulang belakang, kelainan bentuk, tes kecerdasan jika pertumbuhannya terlambat.
  3) Tes laboratorium
  1) Fungsi tiroid (mereka yang menderita hipotiroidisme harus diobati untuk hipotiroidisme setidaknya selama 3 bulan sebelum pengobatan dengan GH)
  2) Fungsi hati (untuk menyingkirkan gangguan hati)
  3) Fungsi ginjal (untuk menyingkirkan penyakit ginjal)
  4) Indikator metabolisme glukosa: glukosa darah (gunakan rhGH jika Anda mengalami hiperglikemia), insulin darah dan hemoglobin terglikasi.
  5) Lipid darah
  6) Pemeriksaan kromosom wanita
  7) Status fungsional aksis GH/IGF-I: IGF-I darah dan IGFBP-3 darah
  8) Pemeriksaan darah dan urin rutin (terapi rhGH merupakan kontraindikasi pada dugaan leukemia tahap awal)
  9) CT atau MRI hipotalamus dan kelenjar hipofisis (terapi rhGH dikontraindikasikan pada kasus-kasus yang dicurigai adanya lesi akibat kerja)
  10) Pengukuran IQ dan EEG jika terdapat retardasi pertumbuhan
  11) Tes kortisol darah dan ACTH
  12) Elektrokardiogram jika perlu
  3. Tes yang harus dilakukan selama pengobatan rhGH pada anak-anak dengan dwarfisme kurang dari usia janin
  Tindak lanjut pada 3, 6, 9 dan 12 bulan setelah injeksi rhGH (disarankan untuk melakukan tindak lanjut setiap 3 bulan dan berkonsultasi dengan dokter kapan saja jika ada reaksi abnormal).
  1. Amati tempat suntikan apakah ada kemerahan, bengkak dan keras, dan apakah ada reaksi yang merugikan di berbagai sistem tubuh.
  2 . Mengukur tinggi badan secara teratur, pada waktu tertentu dalam sehari (sebaiknya pada pagi hari, bukan pada malam hari sebelum tidur), dengan orang yang bertanggung jawab, menggunakan alat yang tetap (penggaris gaya halus).
  3. Tekanan darah diukur secara teratur.
  4. Catatan tindak lanjut dari tes laboratorium setelah perawatan rhGH.