Perawatan di rumah bagi penderita tuberkulosis

  1, istirahat yang tepat: Tuberkulosis harus memperhatikan istirahat di tempat tidur, setelah periode akut dapat berolahraga dengan tepat. Berjalan kaki dan jogging itu bagus.  2, kamar tidur harus memperhatikan ventilasi: jaga agar udara tetap segar, tetapi hindari hembusan angin konveksi untuk mencegah masuk angin. Karena pasien sering berkeringat di malam hari, pakaian dan tempat tidur harus sering diganti.  3. Batuk dan ekspektasi: Apabila batuk berat, berikan obat batuk dan ekspektoran yang sesuai secara oral dan hindari batuk keras untuk mencegah dahak dan gumpalan darah menyumbat saluran udara yang lebih besar dan menyebabkan mati lemas.  4. Pola makan harus masuk akal: Karena TBC adalah penyakit wasting kronis, maka secara fisik menuntut, sehingga protein tinggi, kalori tinggi dan buah dan sayuran segar harus diberikan untuk membantu pasien pulih lebih awal.  5. Isolasi dan pencegahan: Untuk mencegah penyebaran Mycobacterium tuberculosis dan untuk mengobati pasien secara tepat waktu, deteksi dini, isolasi, pengobatan dan pencegahan harus dilakukan. Deteksi dini pasien merupakan langkah penting untuk mencegah TB.  Jika pasien memiliki gejala seperti batuk dan hemoptisis, mereka harus segera diperiksa di rumah sakit. TB dapat dideteksi dan didiagnosis melalui pemeriksaan dahak dan rontgen dada atau rontgen dada.  Setelah terdeteksi, rawat inap untuk perawatan intensif harus segera dilakukan. Di rumah, harus diperhatikan untuk menggunakan tea set, alat makan, peralatan mencuci, dan seprai yang terpisah. Pasien tidak boleh meludah ke mana pun, dan setiap ludah sebaiknya diludahkan dalam spitmon, ditempatkan dalam kantong plastik dan dibakar setiap hari. Ruangan harus berventilasi dan secara teratur didesinfeksi dengan fumigasi dengan cuka yang dapat dimakan atau didesinfeksi dengan sinar ultraviolet untuk mencegah infeksi silang. Pengobatan dini sangat penting setelah TBC didiagnosis dan harus diobati lebih awal dengan dosis penuh dan pengobatan menyeluruh.  Selain itu, memperkuat latihan fisik dan kebugaran adalah salah satu langkah untuk mencegah tuberkulosis.