Pengobatan Tiongkok telah lama mengakui bahwa lima rasa digunakan untuk mengatur fungsi organ dalam. Seperti yang dinyatakan dalam Su Wen Zang Qi Fa Shi Lun, “Hati itu pahit dan mendesak, jadi makanlah yang manis untuk meredakannya. Jantung terasa pahit dan lamban, jadi makanlah asam untuk menutupnya. Limpa terasa pahit dan lembab, makanlah pahit segera untuk mengeringkannya. Paru-paru itu pahit dan memberontak, jadi makanlah yang pahit segera untuk mengeringkannya. Ginjal itu pahit dan kering, jadi makanlah makanan yang pedas untuk melembabkannya.” Buku ini juga mencantumkan secara rinci sifat dan rasa makanan serta organ dalam yang sesuai, “Hati berwarna hijau, jadi disarankan untuk makan yang manis, nasi japonica, daging sapi, kurma dan bunga matahari semuanya manis. Jantungnya berwarna merah, jadi disarankan untuk makan asam, seperti kacang kedelai, daging anjing, plum dan daun bawang. Paru-paru berwarna putih, jadi disarankan untuk makan yang pahit. Gandum, daging kambing, aprikot dan allium semuanya pahit. Limpa berwarna kuning dan asin. Kacang kedelai, babi hutan (babi), chestnut dan nilam semuanya asin. Ginjal berwarna gelap, jadi sangat tepat untuk makan kepedasan. Pemahaman tertentu mungkin tidak akurat, tetapi dikembangkan berdasarkan teori mereka. Terapi makanan dan makanan obat telah memperkaya teori TCM tentang lima rasa yang menyehatkan lima organ tubuh, dan juga telah mengumpulkan pengalaman praktis yang cukup banyak. Misalnya, pengobatan Tiongkok telah lama mengakui bahwa “susu sapi paling cocok untuk orang tua, sifatnya tenang, menyehatkan darah, bermanfaat bagi jantung, dan menumbuhkan otot-otot, membuat tubuh menjadi sehat dan kuat serta lembab, wajahnya enak dipandang, dan usia tua tidak menurun.” Penelitian modern: susu adalah suplemen kalsium.