Apakah mengonsumsi atorvastatin dapat menyebabkan nyeri otot?

Nyeri otot adalah reaksi yang merugikan yang terjadi setelah mengonsumsi Atorvastatin Calcium, dan tidak ada indikasi yang jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkembang. Kadang-kadang nyeri otot terjadi dalam waktu 1 minggu setelah minum obat, tetapi kadang-kadang hanya terjadi setelah minum obat selama beberapa tahun, yang bervariasi dari orang ke orang. Atorvastatin Kalsium memiliki khasiat menurunkan lipid darah dan menstabilkan plak, dan dapat digunakan secara klinis untuk pengobatan hiperlipidemia, dan juga dapat dikonsumsi oleh orang dengan penyakit jantung koroner dan diabetes mellitus yang dikombinasikan dengan hiperkolesterolemia untuk mengurangi risiko stroke dan angina pektoris. Wanita hamil, wanita menyusui dan mereka yang alergi terhadap komposisi obat atorvastatin kalsium dilarang mengonsumsinya. Atorvastatin Kalsium harus digunakan dengan hati-hati pada individu yang alergi. Reaksi yang merugikan seperti rhabdomyolysis, miopati, nyeri otot rangka, pembengkakan sendi, dan kelainan enzim hati dapat terjadi dengan pemberian Atorvastatin Calcium saat ini. Secara klinis, penggunaan Atorvastatin Calcium dapat menyebabkan reaksi yang merugikan seperti nyeri otot dan nyeri, tetapi waktu terjadinya reaksi yang merugikan tidak dapat disamaratakan, karena setiap orang memiliki konstitusi yang berbeda dan mentoleransi obat secara berbeda. Kadang-kadang terjadi sekitar 1 minggu setelah minum obat, kadang-kadang terjadi setelah beberapa tahun minum obat. Obat ini harus digunakan secara wajar sesuai dengan saran dokter, dan segera konsultasikan dengan dokter jika Anda merasa tidak enak badan.