Menurut pedoman untuk bedah reseksi glioma, direkomendasikan agar glioma direseksi dengan keamanan maksimum, yang berarti jumlah maksimum tumor diangkat seaman mungkin. Bagaimana hal ini harus dipahami? Pertanyaan-pertanyaan berikut ini perlu diklarifikasi: 1. Di manakah tepatnya batas dari glioma? Bukankah reseksi total lebih baik? Mengapa reseksi total bahkan tidak direkomendasikan, tetapi reseksi maksimum? 2. Berapa ukuran maksimumnya? Apa saja kriteria yang dimaksud dengan maksimum? 3. Apa yang dimaksud dengan aman? Tidak ada perdarahan pasca operasi, infeksi, dll.? Atau apakah tidak ada kerusakan pada fungsi saraf? Setidaknya ada dua deskripsi batas-batas glioma: batas pencitraan (batas yang ditunjukkan oleh MRI) dan batas sitologi (batas sel tumor). Batas pencitraan sebagian besar dapat ditentukan dengan MRI, sedangkan batas sitoma jauh lebih besar daripada batas pencitraan, dan tidak ada cara yang baik untuk menentukan dengan tepat di mana batas tersebut berada. Oleh karena itu, reseksi tumor pada batas pencitraan bukanlah pengangkatan tumor secara keseluruhan. Dalam praktik klinis, luasnya reseksi biasanya lebih besar daripada batas pencitraan, sehingga kami hanya dapat mengatakan reseksi maksimum, bukan reseksi total. 2. Reseksi maksimum dan keamanan tidak bertentangan, melainkan keduanya adalah yang terbaik. Dalam praktik klinis, setelah melakukan reseksi pada batas pencitraan tumor, kami terus memperluas reseksi hingga batas fungsional otak (maksimum) untuk memaksimalkan reseksi tumor tanpa menyebabkan defisit neurologis. 3. Jadi, di manakah tepatnya batas fungsional otak? Pembedahan yang tidak memengaruhi fungsi otak adalah aman. Secara teoritis, setiap bagian dari jaringan otak terlibat dalam beberapa fungsi dan tidak ada zona bisu yang mutlak tidak berfungsi. Fungsi otak dipahami dalam berbagai tingkatan dan dapat berupa fungsi dasar seperti fungsi bicara, motorik, dan visual. Bisa juga fungsi otak yang lebih tinggi seperti eksekutif, pengambilan keputusan, penilaian, dll. Atribut sosial yang berbeda memiliki persyaratan dan implikasi yang berbeda untuk retensi fungsional. Oleh karena itu, eksisi yang aman adalah proposisi yang besar; tidak ada keamanan yang absolut, yang ada hanya keamanan relatif.