Nyeri dada selama kehamilan didefinisikan sebagai nyeri dada yang terjadi selama kehamilan. Mayoritas nyeri dada yang terjadi selama kehamilan memiliki nyeri daerah jantung anterior atau angina sebagai manifestasi klinisnya. Hal ini disebabkan oleh infark miokard kehamilan. Infark miokard kehamilan adalah komplikasi kehamilan yang jarang terjadi. Hal ini jarang dilaporkan di Cina. Jenis infark miokard ini berbeda dengan jenis infark miokard lainnya karena tidak hanya membahayakan nyawa ibu hamil, tetapi juga mengancam janin. Apa saja pertimbangan diet untuk nyeri dada selama kehamilan? Pasien disarankan untuk makan dalam porsi kecil dan sering; diet seimbang, ringan dan bergizi; diet kaya magnesium; diet lembut dan mudah dicerna; hindari makanan berlemak tinggi; makanan pedas dan menjengkelkan; makanan berkalori tinggi; dan makanan berkolesterol tinggi. Makanan yang harus dimakan Jamur hitam: Jamur hitam memiliki efek hipolipidemik, antitrombotik, dan agregasi antiplatelet, yang dapat mengurangi kejadian infark miokard pada kehamilan. Rendam 6g jamur hitam dalam air dan tambahkan ke piring atau kukus. Akar seledri: Akar seledri memiliki efek menurunkan kolesterol darah dan direkomendasikan untuk infark miokard kehamilan. Ambil 5 akar seledri dan 10 kurma merah dalam rebusan, makan kurma dan minum sup. Bawang: Bawang merah dapat menurunkan lipid darah dan memiliki efek meningkatkan aktivitas fibrin dan sklerosis anti vaskular, yang dapat mengurangi timbulnya infark miokard pada kehamilan. Konsumsilah bawang bombay mentah 10-15 gram per hari. Hindari makanan Lemak babi: Lemak babi kaya akan lemak, yang dapat menyebabkan peningkatan pembekuan darah dan mudahnya pembentukan trombosis di arteri koroner, sehingga memudahkan terjadinya infark miokard pada kehamilan. Jangan makan mentega atau makanan yang digoreng. Cabai: Cabai dapat membantu memanaskan Yang dan mengonsumsi cairan, dan sedikit cairan di usus dapat dengan mudah menyebabkan sembelit, sehingga menyulitkan pasien untuk buang air besar, yang menyebabkan peningkatan konsumsi oksigen oleh otot jantung selama buang air besar dan memperparah gejala infark miokard pada kehamilan. Jangan mengonsumsi lada atau lobak. Cokelat: Cokelat adalah makanan berkalori tinggi yang dapat menyebabkan obesitas, yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme lipid dan memperparah iskemia koroner, sehingga memperparah kondisi infark miokard pada kehamilan. Jangan mengonsumsi kakao, gula, dll.