Apakah hati itu?
Hati adalah organ terbesar dalam tubuh kita, terletak di perut bagian kanan atas, dengan berat sekitar 1,5 kg. Karena sebagian besar hati berada di bawah tulang rusuk dan dilindungi oleh kontur toraks tulang rusuk, biasanya hati tidak terasa atau tersentuh.
Hati memiliki banyak fungsi.
Ini bertanggung jawab atas produksi berbagai jenis protein yang berbeda, seperti berbagai enzim, hormon, antibodi dan zat penting lainnya.
Hati juga mensintesis glikogen, yang merupakan sumber energi awal tubuh.
Hati juga merupakan ‘filter’ tubuh, membuang limbah dan racun dari darah.
Hati juga memproduksi empedu, yang membantu mencerna lemak yang tertelan dan dikenal sebagai ‘melting pot’ tubuh.
Apa itu kanker hati?
Hati terutama terdiri atas sel-sel hati. Sel adalah unit struktural terkecil dari makhluk hidup dan merupakan elemen paling dasar yang membentuk organ tubuh. Sel-sel ini melalui proses ‘kelahiran’ hingga ‘kematian’.
Untuk memenuhi kebutuhan metabolisme normal, tubuh akan mendiferensiasikan sel-sel baru untuk menggantikan sel-sel yang “tua” atau “mati”. Ini adalah fenomena pengaturan diri dari tubuh, dan prosesnya dikontrol secara ketat oleh tubuh.
Jika sel menjadi tidak terkendali dalam proses diferensiasi, sel yang tidak terkendali ini dapat menjadi “kanker” dan tumbuh tak terkendali.
Di dalam tubuh kita, sel-sel organ tertentu memiliki fungsi tertentu, misalnya, sel-sel hati memiliki banyak fungsi, tetapi ketika sel-sel normal menjadi kanker, mereka kehilangan fungsi aslinya dan mendapatkan fungsi baru.
Mereka mendapatkan kemampuan untuk tumbuh dan menyerang. Sel kanker dapat tumbuh di organ yang sama dan dapat menyerang bagian lain dari organ yang sama atau organ yang berdekatan.
Memperoleh kemampuan untuk mencuri suplai darah. Sel-sel kanker dapat memperoleh suplai darah dari jaringan normal atau mereka dapat membentuk sistem suplai darah baru mereka sendiri untuk pertumbuhan lebih lanjut.
Metastasis ke organ lain atau bagian lain dari tubuh untuk membentuk tumor baru. Proses ini disebut metastasis kanker hati.